
Bola.net - - Ole Gunnar Solskjaer datang ke Manchester United pada Desember lalu dengan serangkaian harapan. Namun harapan itu terhempas begitu saja dengan hasil buruk yang dituai dari beberapa pertandingan terakhirnya.
Baru-baru ini, klub berjuluk The Red Devils tersebut ditahan imbang oleh juru kunci Premier League, Huddersfield. Dengan hasil tersebut, maka Paul Pogba dkk dipastikan bakal tampil di ajang Liga Europa musim depan.
Padahal waktu Solskjaer menduduki kursi kepelatihan Manchester United, serangkaian hasil positif berdatangan. Terhitung sejak melawan Cardiff City pada Desember 2018 lalu, The Red Devils sempat mencatatkan delapan kemenangan beruntun di berbagai ajang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Musim Seperti Rollercoaster
Solskjaer lalu menggambarkan naik turunnya performa Manchester United seperti sebuah rollercoaster. Dan salah satu penyebabnya adalah adanya badai cedera yang menimpa sejumlah pemain pentingnya.
"Ini seperti sebuah rollercoaster. Kami menjalani permulaan yang fantastis, semuanya menikmati dirinya sendiri. Saat anda menang, anda akan merasa percaya diri, tersenyum, dan mulai menikmati," tutur Solskjaer kepada MUTV.
"Lalu kami mendapati sejumlah cedera dan mengalami naik turun performa dalam beberapa bulan terakhir, tapi seperti itulah sepak bola, manusiawi," lanjutnya.
Tantangan Besar
Tetapi, pria berumur 46 tahun tersebut tidak menanggapinya dengan terus berduka cita. Malah sebaliknya, ia menikmati kondisi naik turun performa tersebut dan menganggapnya sebagai tantangan yang harus dilakoni.
"Ini tidak seperti Football Manager, anda harus berurusan dengan hal-hal berbeda di luar sepak bola. Ada masa naik dan turun tapi saya menikmatinya, ini adalah sebuah tantangan besar," tambahnya.
"Saya tidur pada satu malam sambil mengkhawatirkan apa yang akan terjadi, karena saya menyukai apa yang akan datang. Para pemain sangatlah fantastis," tandasnya.
Bangun Ulang Manchester United
Kompetisi akan segera berakhir, tapi tugas Solskjaer sebagai pelatih tidak berhenti sampai di situ saja. Ia bertanggung jawab atas proses pembangunan ulang Manchester United dan bergerak dengan ekstra cermat pada bursa transfer mendatang.
Baca Juga:
- Mengenal Mason Greenwood, Calon Superstar Manchester United
- Saingi City, Manchester United Ajukan Tawaran Untuk Bruno Fernandes
- Meski Bikin Blunder, David De Gea Dinilai Masih Kiper Terbaik Dunia
- Romelu Lukaku Minta Bertemu Empat Mata Dengan Solskjaer, Ada Apa?
- Karena Hal Sepele, David Beckham Dilarang Menyetir Mobil Enam Bulan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bale Disebut Bisa Jadi Jodoh yang Tepat Bagi MU
Liga Spanyol 10 Mei 2019, 23:43
-
10 Tahun Lagi MU Baru Bisa Saingi Liverpool dan City
Liga Inggris 10 Mei 2019, 22:50
-
Marcus Rashford Bisa Buat MU Berhemat Puluhan Juta Pounds, Kok Bisa?
Liga Inggris 10 Mei 2019, 22:00
-
MU Digosipkan Beli Daniel James, Begini Respon Ole Gunnar Solskjaer
Liga Inggris 10 Mei 2019, 21:40
-
Solskjaer Sangsikan MU Bisa Jadi Penantang Gelar Musim Depan
Liga Inggris 10 Mei 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
-
Prediksi Barcelona vs Espanyol 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 12:48
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR