
Bola.net - Manchester United mengalahkan juara bertahan Manchester City di final FA Cup 2023/2024, Sabtu (25/5/2024). Dalam laga di Wembley itu, MU menang dengan skor 2-1.
MU memimpin 2-0 terlebih dulu melalui gol-gol Alejandro Garnacho menit 30 dan Kobbie Mainoo menit 39. Man City hanya mampu menipiskan selisih skor lewat gol pemain pengganti Jeremy Doku di menit 87.
Musim lalu, MU dikalahkan Man City 1-2 di final kompetisi yang sama. Sekarang, giliran MU yang mengalahkan sang rival sekota untuk menjadi juara.
Dua 'bocil' MU, Garnacho dan Mainoo, berjasa sangat besar dalam kesuksesan Setan Merah meraih satu-satunya trofi mereka musim ini.
Garnacho dan Mainoo Starter
In Kobbie Mainoo (19y 36d) and Alejandro Garnacho (19y 329d), Manchester United are the first side since Millwall in 2004 to start at least two teenagers in an FA Cup final.#EmiratesFACup pic.twitter.com/Ffmpun7Bnb
— Opta Analyst (@OptaAnalyst) May 25, 2024
Oleh pelatih MU, Erik ten Hag, Garnacho dan Mainoo dipasang sebagai starter. Garnacho diganti di menit 90+2, sedangkan Mainoo bermain penuh sampai peluit panjang.
Dalam laga ini, MU menjadi tim pertama sejak Millwall pada 2004 yang menurunkan setidaknya dua remaja sebagai starter di sebuah laga final FA Cup. Dua remaja yang dimaksud tentu saja adalah Mainooo (19 tahun 36 hari) dan Garnacho (19 tahun 329 hari).
Garnacho dan Mainoo Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo
19 - Alejandro Garnacho is the third teenager to score an #FACupFinal goal for @ManUtd after Norman Whiteside (1983 v Brighton) and Cristiano Ronaldo (2004 v Millwall). Kicks. pic.twitter.com/Nex2RawDAQ
— OptaJoe (@OptaJoe) May 25, 2024
Dengan mencetak gol pembuka kontra Man City, Garnacho menjadi remaja ketiga setelah Norman Whiteside (1983 vs Brighton) dan Cristiano Ronaldo (2004 vs Millwall) yang mencetak gol untuk MU di final FA Cup.
Di final FA Cup 1983, Whiteside mencetak satu gol untuk membantu MU menang 4-0 atas Brighton. Di final FA Cup 2004, Ronaldo mencetak satu gol ketika MU menang 3-0 atas Millwall.
Garnacho mengikuti jejak dua pemain itu di final 2004. Tak lama setelah Garnacho, Mainoo juga melakukan hal yang sama.
Sumber: Opta
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR