Cahill saat ini memang sedang mendapatkan kritik tajam dari publik Inggris. Hal ini tak lepas dari kesalahan yang dilakukannya pada pertandingan melawan Swansea dan Arsenal beberapa waktu silam.
Namun, mantan pemain Bolton ini memiliki tutup telinga. Ia ingin ambil pusing. Selama pelatih tidak menilainya buruk, maka ia tidak akan mendengarkan setiap kritik yang datang.
"Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain, saya tidak mendengarkan siapa pun. Satu-satunya orang dimana saya harus membuktikan hanyalah pelatih di klub saya bermain dan rekan bermain saya," kata Cahill.
Cahill sadar bahwa ia memang melakukan kesalahan pada laga melawan Swansea. Namun, ini tidak bisa mewakili penampilannya selama satu musim. Jadi ia mengelak jika disebut sebagai pemain yang bodoh.
"Saya tetap bermain baik dan tenang. Tapi kemudian saya membuat kesalahan besar. Saya bukan pemain yang bodoh. Anda tidak bisa mengatakan seseorang bermain buruk hanya dari beberapa kesalahan saja," tandas pemain internasional Inggris ini. [initial]
Baca Ini Juga:
- Aldridge Jelaskan Alasan Mengapa Fans Rival Liverpool Juga Sukai Klopp
- MU Pantau Perkembangan Wonderkid Asal Amerika Serikat
- Joyce: Ini Syarat Pemain Bisa Sukses di MU
- Madrid Rela Sengaja Singkirkan Navas demi De Gea
- Koscielny: Biarkan Pogba Bermain dengan Tenang
- Nicholas Prediksi Chelsea Terlempar dari Empat Besar
- Arsenal dan Tottenham Ramaikan Perburuan Sule
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tawarkan 58 Juta Euro Untuk Koulibaly
Liga Champions 5 Oktober 2016, 23:30
-
Conte Ingin Tukar Ivanovic dengan Lichtsteiner
Liga Italia 5 Oktober 2016, 20:09
-
Gary Cahill: Saya Tidak Bodoh!
Liga Inggris 5 Oktober 2016, 19:21
-
10 Manajer 'Kryptonite' Jose Mourinho
Editorial 5 Oktober 2016, 16:05
-
Nicholas Prediksi Chelsea Terlempar dari Empat Besar
Liga Inggris 5 Oktober 2016, 14:54
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR