
Bola.net - Selangkah demi selangkah, Liverpool menyusuri jalan panjang menuju gelar juara Premier League. Pasukan Jurgen Klopp itu melakukan segalanya dengan baik, nyaris sempurna.
12 pekan sudah berlalu, The Reds masih nyaman duduk di puncak klasemen Premier League 2019/20 dengan 34 poin. Jordan Henderson dkk. pun bermain layaknya juara, tanda-tanda itu ada.
Alhasil, Liverpool mulai kewalahan menghadapi pujian. Mereka dinilai sudah pasti juara, meski musim masih begitu panjang.
Kondisi inilah yang justru bisa merugikan Liverpool. Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tekanan Besar
Pujian berlebihan di awal musim ini bisa jadi senjata makan tuan. Menurut analis Premier League, Lee Dixon, keyakinan bakal juara itu bisa berubah jadi tekanan besar bagi para pemain pada momen-momen krusial.
Skuad Liverpool tidak boleh lengah, harus paham bahwa mereka belum juara sampai semuanya benar-benar selesai.
"Jika mereka terus menjaga laju ini dan tidak menghadapi tekanan terlalu besar menjelang akhir musim, mereka bisa melakukannya. Sebab tekanan itu bakal memengaruhi semua orang," tutur Dixon kepada Express.
"Mereka punya pengalaman dari tahun lalu, nyaris juara, tampil begitu brilian. Namun, mereka masih gagal juara, masih belum meraih trofi."
"Dan sampai mereka benar-benar mengangkat trofi itu, orang-orang akan selalu bertanya-tanya dan tekanan itu bakal semakin besar," tutupnya.
Ancaman Man City
Juga, Liverpool wajib mewaspadai ancaman Manchester City. Sang juara bertahan mungkin sedang kesulitan saat ini, tapi musim masih begitu panjang. Man City akan bangkit dan membuat segalanya jadi lebih sulit.
"Juga, tepat menjelang akhir musim, ketika trofi itu semakin dekat, Man City bisa jadi mengalahkan mereka pada pertandingan berikutnya. Mereka bisa saja kehilangan poin kontra Leicester dan Man City mendapatkan skuad fit untuk melaju impresif," imbuh Dixon.
"Jadi, mengatakan bahwa persaingan merebut gelar juara sudah selesai saat ini sedikit prematur, tapi tidak terlalu jauh," tandasnya.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Liverpool Siap Cetak Sejarah dengan Juara Piala Dunia Antarklub
- MU Diramalkan Jadi Pengganggu Dominasi Liverpool
- Trent Alexander-Arnold Dinilai Jauh lebih Baik Ketimbang Wan-Bissaka
- Virgil van Dijk Tinggalkan Timnas Belanda Lebih Awal, Ada Apa?
- Kylian Mbappe Tak Masuk dalam Rencana Liverpool Musim Panas Nanti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Man City Ini Puji Jordan Henderson Sebagai Gelandang Kelas Dunia
Liga Inggris 19 November 2019, 21:19
-
Pesan Van Dijk untuk Fans Liverpool: Jalan Masih Panjang
Liga Inggris 19 November 2019, 17:15
-
Jurgen Klopp dan Usaha Menyangkal Kutukan Runner-Up Liverpool
Liga Inggris 19 November 2019, 08:00
-
Gelar Premier League Bagi Liverpool Saat Ini: Prematur, tapi Tidak Terlalu Jauh
Liga Inggris 19 November 2019, 07:20
-
Terungkap, Sergio Aguero Nyaris Gabung Chelsea Sebelum Pilih Man City
Liga Inggris 19 November 2019, 02:00
LATEST UPDATE
-
Kata-Kata Harry Kane Usai Bawa Bayern Munchen Menang di Bernabeu
Liga Champions 8 April 2026, 07:59
-
Harry Kane Puas Bayern Bungkam Madrid di Bernabeu: Selalu Sulit!
Liga Champions 8 April 2026, 07:48
-
Kompany Puji Penampilan Spesial Manuel Neuer: Konsistensi!
Liga Champions 8 April 2026, 07:38
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR