Semenjak dibeli oleh kedua pengusaha kaya tersebut, baik Chelsea maupun Manchester City bertransformasi menjadi tim yang konsisten masuk ke dalam perburuan gelar. Bahkan keduanya menjadi juara Liga Premier Inggris dalam dua tahun terakhir.
Gerrard melihat kekuatan finansial yang dibawa oleh keduanya membuat tim-tim yang tidak berkelimpahan harta sulit untuk bersaing gelar. "Memenangkan Premier League sangat sulit, karena setiap tahun dua orang ini - Abramovich dan Sheikh Manchester City- mereka menghamburkan banyak uang setiap tahunnya. Hal ini tentu menyulitkan Klub-klub seperti Liverpool, , dan " keluh Gerrard kepada Squawka.
Saat ini mantan tim Gerrard, Liverpool berada di peringkat di peringkat 10 klasemen sementara Premier League. Akhir pekan ini mereka akan menghadapi partai panas melawan klub tajir Manchester City.[initial]
(sqw/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gerrard: Abramovich dan Syeikh Monsour Rusak Premier League
Liga Inggris 21 November 2015, 22:10
-
Redknapp Ragukan Kesiapan Chelsea di Bursa Transfer
Liga Inggris 21 November 2015, 15:00
-
Gabung Chelsea, Pemain Ini Minta Nasihat Essien
Liga Inggris 21 November 2015, 13:40
-
Mourinho Harapkan Perubahan Instan di Chelsea
Liga Inggris 21 November 2015, 09:20
-
Courtois Kembali Beraksi Awal Desember
Liga Inggris 21 November 2015, 08:40
LATEST UPDATE
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
-
Hat-trick Man of the Match Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 10:28
-
Tumbang 2-0 Lawan PSG, Bos Liverpool: Kita Balas di Anfield!
Liga Champions 9 April 2026, 10:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR