Dalam pandangan Seluk, Guardiola hanya berani memimpin pemain yang takut kepadanya dan menurut saja saat diperintah oleh pelatih asal Catalan tersebut.
"Guardiola tidak menginginkan pemain yang punya karakter. Dia cuma mau pemain yang takut kepadanya dan menurut saja saat diperintah. Hal pertama yang dilakukannya setelah datang ke City adalah memulai keributan dengan Yaya dan Joe Hart, dua pemain terbesar di City," urai Seluk kepada The Mirror.
Menurut Seluk, Guardiola tidak suka karena kedua pemain itu memiliki karakter kuat dan juga berpengaruh di ruang ganti City. Keduanya
"Hart adalah penjaga gawang timnas Inggris, Yaya sudah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Afrika empat kali. Keduanya punya pengaruh besar di ruang ganti City dan Guardiola tidak menyukai hal itu." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dipaksa Minta Maaf Oleh Guardiola, Ini Jawaban Agen Yaya Toure
Liga Inggris 21 September 2016, 08:24
-
'Guardiola Cuma Mau Pemain Yang Takut Kepadanya'
Liga Inggris 21 September 2016, 03:18
-
Liga Inggris 17 September 2016, 17:10

-
Hindari Blunder, Joe Hart Mulai Belajar Bahasa Italia
Liga Italia 16 September 2016, 17:06
-
Presiden Torino Bela Hart dari Kritik
Liga Italia 15 September 2016, 07:15
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR