Gundogan merupakan satu dari beberapa pemain yang pernah diasuh oleh kedua pelatih, setelah ia memutuskan pergi dari Borussia Dortmund dan bergabung dengan Manchester City di musim 16/17.
"Jurgen Klopp lebih emosional dan ia seseorang yang bisa memotivasi anda. Josep Guardiola lebih taktis, dan ia selalu memperhatikan detail. Keduanya manajer kelas dunia dan keduanya memiliki karakter dan kualitas luar biasa," jelas Gundogan menurut Goal International.
Gelandang Jerman menambahkan: "Bermain untuk Pep jelas memenuhi ekspektasi yang ada. Saya mengenalnya dari Bundesliga dan melihatnya melatih Barcelona ketika semua orang melihat seorang manajer sempurna yang bisa meningkatkan kemampuan pemain."
"Ia memiliki kepribadian yang bagus dan amat baik. Saya sangat bahagia memiliki pengalaman ini dan belajar dari yang terbaik." [initial]
(gl/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Laga Lawan Man City Bukan untuk Anak Kecil
Liga Inggris 24 Oktober 2016, 23:44
-
Ihenacho Klaim City Layak Menang Lawan Soton
Liga Inggris 24 Oktober 2016, 23:03
-
Kompany Percaya Man City Akan Kembali ke Jalur Kemenangan
Liga Inggris 24 Oktober 2016, 23:01
-
Iheanachi Anggap Wajar City Ditahan Imbang Soton
Liga Inggris 24 Oktober 2016, 22:32
-
Usai Dibabat Chelsea, Mata Minta MU Segera Fokus ke Laga Berikutnya
Liga Inggris 24 Oktober 2016, 22:08
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR