
Bola.net - Pemain Manchester United, Harry Maguire, kerap menjadi bulan-bulanan kritik publik sepanjang musim 2021/22. Dan sebagian di antaranya melakukannya dengan cara yang melewati batas.
Memang, performa Maguire sepanjang musim jauh dari kata apik. Beberapa kali ia tak mampu menghentikan pemain lawan sehingga memberatkan pekerjaan sang penjaga gawang, David De Gea.
Banyak yang beranggapan kalau Maguire pantas dijadikan kambing hitam atas hasil-hasil buruk Manchester United. Sehingga tidak heran kalau pria berumur 29 tahun itu kerap menjadi bulan-bulanan publik.
Kritikan berubah jadi ejekan hingga ancaman. Beberapa orang melakukannya dengan cara yang keterlaluan. Seperti menebar ancaman bom ke rumah Maguire hingga membuat kepolisian setempat turun tangan pada bulan April lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kelewatan
Kalau cuma sekadar kritikan, Maguire tak mempermasalahkan. Ia sudah sering menerima hal semacam itu sebagai seorang pesepakbola. Namun buatnya, ancaman bom ini keterlaluan.
"Sudah jelas bahwa saya akan dikritik. Manchester United membayar dengan uang berjumlah besar untuk saya, ini salah satu klub yang dicintai di dunia dan juga yang paling dibenci di dunia," kata Maguire, dikutip Evening Standard.
"Kami sadar sedang berada di bawah pengawasan ketat. Saya sangat menerima kritik ketika kami kebobolan gol atau berbuat kesalahan."
"Saya sudah cukup besar untuk menerima orang-orang yang mendukung dan berkata bahwa saya bisa berkembang. Ada batas di mana kami sebagai manusia, saya punya keluarga," lanjutnya.
Ini Soal Keluarga
Maguire sama sekali tidak terpengaruh kalau kritikan ditujukan kepada dirinya. Namun ini masalah yang berbeda. Saat bicara soal ancaman pengeboman, ini juga bisa menyangkut keluarga kecilnya yang seharusnya tidak terlibat.
"Orang-orang bertanya apakah itu mempengaruhi saya. Mental saya tidak begitu terpengaruh. Tapi ketika itu soal ancaman bom, ini lebih ke soal keluarga. Tunangan saya, Fern." kata Maguire lagi.
"Saya senang anak saya masih berusia di mana mereka tidak membaca dan melihat sesuatu di berita. Kalau anak saya lebih dewasa, mereka bisa melihat sesuatu dan pergi ke sekolah lalu orang-orang membicarakannya. Itulah momen ketika anda akan terpengaruh," pungkasnya.
(Evening Standard)
Baca juga:
- Arnaut Danjuma Buka-bukaan: Liverpool sedang Mengikuti Saya
- Digosipkan ke Manchester United, Jurrien Timber: Saya Bisa Berkembang di Klub Lain
- Kepala Batu! Erik Ten Hag Tes Barcelona untuk Transfer Frenkie De Jong
- Agen Tiba di London, Jurrien Timber Jadi Gabung Manchester United?
- Harga Kemahalan, Manchester United Gagal Rekrut Darwin Nunez?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Resmi Lepas Paul Pogba Secara Gratis
Liga Inggris 1 Juni 2022, 18:25
-
Diam-Diam, Liverpool dan Man City Juga Lirik Mason Mount
Liga Inggris 1 Juni 2022, 15:00
-
Sulit Cari Klub Baru, Mau Tak Mau Paul Pogba Balik ke Juventus
Liga Italia 1 Juni 2022, 13:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 11:21
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR