
Bola.net - Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, memberikan analisis yang sangat tajam usai perhelatan Derby Manchester. Pandangannya kali ini menciptakan sebuah ironi yang menarik.
Fokus utamanya tertuju pada kiper debutan Manchester City, Gianluigi Donnarumma. Penampilan gemilang sang kiper asal Italia itu sukses mencuri seluruh perhatiannya.
Namun, di balik pujian setinggi langit yang ia berikan untuk pemain rival, Schmeichel justru melontarkan kritik pedas. Ia sama sekali tidak terkesan dengan performa dan perkembangan mantan klub yang pernah dibawanya menuju kejayaan.
Seperti apa pendapat dari Schmeichel, mulai dari decak kagumnya pada kualitas Donnarumma hingga kekecewaannya yang mendalam terhadap kondisi Manchester United saat ini. Simak selengkapnya di bawah ini Bolaneters!
Kepercayaan Penuh Sejak Menit Pertama

Peter Schmeichel mengaku tidak butuh waktu lama untuk melihat dampak kehadiran Gianluigi Donnarumma di skuad City. Menurutnya, babak pertama saja sudah cukup untuk menunjukkan mengapa Pep Guardiola sangat menginginkan tanda tangannya.
Sang legenda menyoroti satu hal krusial yang langsung terlihat di atas lapangan. Para pemain bertahan City sudah menaruh kepercayaan penuh pada kiper baru mereka, sebuah fondasi penting bagi sebuah tim.
"Donnarumma telah menunjukkan dengan tepat mengapa Pep Guardiola merekrutnya. Kita sudah bisa melihat mengapa dia ada di sini. Mereka memercayainya, Anda bisa lihat itu. Dia bermain sangat baik di 45 menit pertama ini," ujar Peter Schmeichel kepada tim media Premier League.
Aksi Impresif Sang Tembok Raksasa Italia
Kepercayaan yang dibicarakan Schmeichel memang dibayar tuntas oleh Donnarumma dengan performa tanpa cela. Ia tampil begitu dominan sepanjang laga dan menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang The Citizens.
Kiper timnas Italia itu melakukan dua penyelamatan krusial, termasuk mementahkan peluang emas Benjamin Sesko dan tendangan keras Bryan Mbeumo. Kehadirannya yang superior di udara bahkan disebut membuat para pendukung Manchester United merasa iri.
Statistiknya pun sangat impresif dengan catatan dua penyelamatan penting, tiga sapuan bola menggunakan tinju, dan memenangkan satu duel udara krusial. Penampilan tersebut mengukuhkan debutnya dengan sebuah catatan clean sheet.
Sindiran Keras untuk Manchester United
Setelah menghujani Donnarumma dengan pujian, nada bicara Schmeichel berubah 180 derajat saat membahas mantan klubnya. Ia memberikan penilaian yang brutal dan sangat jujur mengenai kondisi Manchester United.
Schmeichel merasa tidak ada perkembangan sama sekali dari skuad Setan Merah dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, tim yang ia lihat di lapangan masih sama persis seperti musim-musim sebelumnya yang penuh masalah.
"Melihat tim ini saya tidak bisa menahan perasaan bahwa tim ini tidak bergerak ke mana pun. Ini masih sama saja," kata legenda asal Denmark tersebut.
MU yang Memberi Kemenangan pada Man City
Schmeichel bahkan merasa kemenangan telak City bukanlah karena mereka tampil luar biasa. Ia justru menilai bahwa Manchester United sendirilah yang 'memberikan' kemenangan itu kepada rival abadi mereka.
Sang legenda menyebut bahwa City saat ini belum kembali ke level terbaik mereka saat menjuarai liga. Ironisnya, ia merasa jika dihitung secara total, United mungkin menciptakan lebih banyak peluang di laga tersebut.
"Manchester City tidak perlu bermain luar biasa bagus. Man City belum kembali menjadi tim yang memenangkan kejuaraan. Man United hari ini hanya memberikannya kepada mereka," pungkas Peter Schmeichel.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Manchester: Derby Rasa Laga Persahabatan!
Liga Inggris 15 September 2025, 22:56
-
Manchester United Bertahan dengan Ruben Amorim di Tengah Awal Musim Buruk
Liga Inggris 15 September 2025, 22:18
-
Wayne Rooney: Manchester United Semakin Memburuk Bersama Ruben Amorim
Liga Inggris 15 September 2025, 21:48
-
Pep Guardiola Lebih Baik dari Ferguson hingga Ancelotti, Ini Buktinya
Liga Inggris 15 September 2025, 20:55
-
Amorim Diminta Rombak Total Lini Tengah MU: Mainoo Harus Starter, Ngapain Mainkan Sesko?
Liga Inggris 15 September 2025, 16:30
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Otomotif 6 November 2026, 20:07
-
Jose Mourinho Tegaskan Vinicius Bukan Pemain yang Diistimewakan di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:06
-
Krisis Tak Berujung! Manchester United Catat Start Terburuk di Era Premier League
Liga Inggris 6 November 2026, 19:53
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Isenmulang 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:15
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Garudayaksa 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:13
-
Tempat Menonton Madura United vs Arema FC di BRI Super League, 6 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:00
-
Jude Bellingham Bantu Real Madrid Dekati Wonderkid Manchester United
Liga Spanyol 6 November 2026, 17:46
-
Hasil BRI Super League: Gol Taisei Marukawa Bawa Dewa United Menang di Markas PSIM
Bola Indonesia 6 November 2026, 17:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR