
Bola.net - Eks kapten Liverpool Jamie Redknapp menyebut Jordan Henderson bukanlah Steven Gerrard tapi ia tetap mampu menampilkan performa yang gemilang bagi The Reds.
Henderson tampil apik ketika Liverpool menjamu Manchester City di Anfield di laga pekan ke-12 Premier League, Minggu (10/11/2019). Di laga itu Henderson bahkan tampil lebih solid ketimbang Kevin De Bruyne.
Henderson sempat mencatatkan satu assist. Crossingnya dari sayap kanan disambut tandukan Sadio Mane yang berbuah gol.
Pada akhirnya Liverpool pun menang 3-1 atas Manchester City. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Fabinho dan Mohamed Salah.
Gol Pembunuh
Henderson sendiri tak tampil penuh di laga itu. Ia ditarik keluar pada menit ke-61 dan digantikan James Milner.
Usai pertandingan, banyak pujian yang dilayangkan kepada Henderson. Salah satunya dari Redknapp, yang menyebut gol Mane hasil umpan Henderson adalah gol yang mengakhiri perlawanan Manchester City.
“Rasanya seolah-olah kekuatannya bersama Liverpool, dan pemain yang paling saya senangi adalah kapten mereka, Jordan Henderson," cetusnya pada Daily Mail.
“Gol ketiga membunuh laga hari Minggu itu dan itu adalah umpan silang dari gelandang berusia 29 tahun, yang membuat penampilannya yang ke-250 di Premier League untuk The Reds, yang menciptakannya," serunya.
“Claudio Bravo dari Manchester City tidak tahu apakah akan melompat mengambil bola atau membiarkannya. Pada akhirnya, penjaga gawang City berdiri di bawah umpan silang Henderson, dan Sadio Mane menerapkan sentuhan akhir dengan kepalanya. Pekerjaan selesai. Henderson membuat bola itu terlihat mudah, dan itu terjadi dua minggu setelah ia mencetak gol penyeimbang vital dalam kemenangan 2-1 mereka atas Tottenham," pujinya.
Bukan Steven Gerrard
Liverpool sebelumnya memiliki seorang kapten yang sangat hebat dalam diri Steven Gerrard. Namun setelah itu ban kapten itu diserahkan kepada Henderson.
Banyak fans yang merasa Henderson tak layak jadi pemimpin Liverpool. Banyak juga yang terus mengkritiknya dan memintanya hengkang dari Anfield.
Redknapp mengakui bahwa Henderson memang tidak sekelas Gerrard. Akan tetapi ia mampu menampilkan performa yang sangat bagus bagi Liverpol.
“Gelandang Inggris itu selalu akan mengalami kesulitan dalam memenangkan semua orang, karena ia bukan Steven Gerrard. Tetapi kapten Liverpool saat ini, yang memimpin mereka menuju kemenangan di Liga Champions musim lalu, tampil gemilang bagi timnya. Ia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan padanya," pujinya.
“Dengan cara Jurgen Klopp mengatur timnya, Liverpool tidak mampu memiliki penumpang di lini tengah mereka. Mereka tidak dapat memiliki pemain mewah di sana karena itu tidak akan berhasil," serunya.
“Tetapi setiap orang di tengah lapangan itu tampil sesuai kelasnya pada hari Minggu, termasuk Henderson. Etos kerjanya sangat luar biasa. Bukan untuk pertama kalinya, ia berdiri dan melakukan pekerjaannya, membawa klubnya selangkah lebih dekat dengan gelar pertama mereka selama 30 tahun," tuturnya.
Saat ini Liverpool berdiri dengan nyaman di puncak klasemen. Jordan Henderson dkk mengoleksi 34 poin, unggul delapan poin dari Leicester City yang ada di posisi kedua.
(daily mail)
Baca Juga:
- Meme-meme Kocak Iringi Kemenangan Kontroversial Liverpool atas Manchester City
- Yuk Beri Rating Pemain di Duel Liverpool vs Manchester City
- Bermain Ponsel di Bangku Cadangan Manchester City, Aksi Riyad Mahrez Curi Perhatian
- Sudah Kalahkan Man City, Sekarang Apa yang Harus Dilakukan Liverpool?
- Kontroversi VAR (Lagi) dan Pelajaran Lain dari Duel Liverpool vs Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raheem Sterling Mandul Lawan Liverpool, Ini Penjelasannya
Liga Inggris 11 November 2019, 21:49
-
Roy Keane Akui Bermain di Anfield Melawan Liverpool Itu Berat
Liga Inggris 11 November 2019, 21:23
-
Kompany Bungkam Roy Keane dan Mourinho Terkait Handball Trent
Liga Inggris 11 November 2019, 19:54
-
Fans Liverpool Bakal Suka Apa yang Dikatakan Arsene Wenger Ini
Liga Inggris 11 November 2019, 19:27
-
Jose Mourinho Muak Lihat VAR yang Tidak Konsisten
Liga Inggris 11 November 2019, 18:58
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR