
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, rupanya punya eksperimen untuk winger Xherdan Shaqiri. Pemain asal Swiss disiapkan dua posisi baru yakni sebagai pemain nomor 10 dan 8.
Xherdan Shaqiri lama dikenal sebagai winger top. Shaqiri punya kecepatan dan kemampuan dribble yang sangat bagus. Ketika dalam kondisi yang fit, dia adalah winger yang sangat hebat.
Shaqiri bisa bermain sama baiknya sebagai winger kiri maupun kanan, walau kakinya lebih dominan kiri. Shaqiri, dengan kelebihan yang dimiliki, menjadi pemain yang istimewa.
Reputasi Shaqiri sebagai winger tidak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, belakangan Jurgen Klopp justru memberi peran baru. Pemain 29 tahun tak lagi bermain sebagai winger.
Memangnya Bisa Sebagai Nomor 10?
Xherdan Shaqiri dihadapkan pada persaingan berat di posisi winger. Dia harus bersaing dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah. Jika tidak sedang cedera, sulit melihat keduanya tidak menjadi pemain inti.
Pada situasi itulah Jurgen Klopp memberi peran bagu bagi Shaqiri yang nampak tidak lazim.
"Shaqiri bisa bermain sebagai winger, dia memiliki segalanya untuk itu, tapi dia adalah pemain kreatif dan bermain untuk Swiss pada posisi No. 10," kata Jurgen Klopp dikutip dari Mirror.
"Mereka [timnas Swiss] tahu banyak tentang sepak bola di sana, jadi mereka tidak akan membawanya ke sana jika menurut mereka dia lebih baik di posisi lain," sambungnya.
Pada laga melawan West Ham, Klopp memainkan Shaqiri sebagai pengganti. Dia bermain untuk peran nomor 10. Hasilnya, Shaqiri mampu membuat assist untuk gol yang dicetak Diogo Jota.
Bisa Bermain Nomor 8 Juga
Jurgen Klopp membuat Shaqiri menjadi pemain versatile atau bermain di banyak posisi. Sebab, pria asal Jerman juga menyiapkan Shaqiri untuk bermain sebagai gelandang atau nomor 8.
"Shaqiri adalah pemain ofensif dan serba bisa. Bersama Liverpool, dia juga bermain untuk nomor 8, winger, dan sekarang No. 10. Itu posisi yang bisa dia mainkan di sini," kata Klopp.
Shaqiri mengalami momen sulit pada musim 2019/2020 lalu. Selain cedera, pemain yang sempat membela Stoke City tersebut juga kesulitan bersaing. Shaqiri hanya dua kali tampil sebagai pemain inti di Premier League.
Sumber: Mirror
Baca Ini Juga:
- Diogo Jota Gemilang, Roberto Firmino Merosot, Apa Artinya untuk Liverpool?
- Atalanta Bakal Uji Pertahanan Liverpool, Trent: Semoga Bisa Tiga Poin
- Diogo Jota Langsung Nyetel di Liverpool, Klopp Bongkar Rahasianya
- Menanti Perjodohan Erling Haaland dan Liverpool
- Liverpool Dianggap Keliru Tak Cari Pengganti Dejan Lovren
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ajax-Mart Makin Laris, Kini Bek Tengahnya Mau Dibeli Liverpool di Bulan Januari
Liga Inggris 3 November 2020, 18:56
-
4 Pemain Kunci Atalanta untuk Bisa Bungkam Liverpool
Liga Champions 3 November 2020, 18:53
-
10 Pemain Afrika dengan Market Value Paling Mahal (Bagian 2)
Liga Champions 3 November 2020, 18:47
-
Liga Champions 2020-21, Begini Rencana Liverpool Redam Keganasan Atalanta
Liga Champions 3 November 2020, 18:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR