Bola.net - - Kekalahan pahit harus ditelan Chelsea kala melawat ke markas Arsenal dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (20/1) kemarin. Sang pemain, Marcos Alonso, merasa kesal karena kesalahan bodoh membuat mereka harus kehilangan tiga poin.
Pada pertandingan tersebut, Chelsea bahkan sudah dalam kondisi tertinggal sejak menit ke-14 setelah Alexandre Lacazette mencetak gol pertama The Gunners. Sebelum jeda, beban The Blues menjadi semakin berat setelah Laurent Koscielny menambah gol Arsenal.
Beberapa upaya coba dilakukan Chelsea, paling tidak untuk keluar dari Emirates Stadium dengan satu poin tambahan. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang, tak ada satupun gol yang datang dari kaki maupun kepala Eden Hazard dkk.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Buat Kesalahan Bodoh
Usai pertandingan, Marcos Alonso angkat bicara mengenai performa timnya kala itu. Ia merasa Chelsea melakukan banyak kesalahan yang membuat pasukan Unai Emery tersebut semakin percaya diri untuk melakukan serangan.
"Kami membuat kesalahan bodoh. Kami memprovokasi mereka untuk mendapatkan kepercayaan diri dan memberi tekanan kepada kami karena kami melakukan kesalahan," ujar Alonso pada situs resmi klub, dikutip dari Goal.
"Kami mencoba di babak kedua, tapi semuanya sudah terlambat dan kami tak bisa mencetak gol. Saat anda kalah, anda akan belajar. Kami harus menganalisis permainan dan berbenah dengan cepat, karena tak ada waktu untuk berpikir," lanjutnya.
Empat Besar Makin Berat
Kekalahan tersebut mungkin tidak mengubah posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League. Namun tak bisa dipungkiri, perjuangan mereka untuk tetap bertahan di empat besar akan terasa berat kedepannya.
"Ini adalah kesempatan yang bagus, kami menyia-nyiakannya dan sekarang harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi Liga Champions dan memenangkan pertandingan. Ini harus jadi motivasi kami," tutupnya.
Hingga pekan ke-23, Chelsea sudah mengoleksi 47 poin hasil dari 14 kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kali kalah. Posisinya pun sedang diuntit oleh dua klub besar lainnya, Arsenal dan Manchester United, yang sama-sama telah memperoleh 44 poin.
Saksikan Juga Video Ini
Secara mengejutkan, Edy Rahmayadi memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI dalam Kongres yang digelar di Bali, Minggu (20/1). Simak informasi selengkapnya melalui tautan video berikut ini.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Holloway: Ada yang Salah dengan Pemain Chelsea
Liga Inggris 21 Januari 2019, 23:30
-
Jadi Incaran Bayern, Ballack Tak Berani Beri Saran untuk Hudson-Odoi
Liga Inggris 21 Januari 2019, 22:16
-
Ballack Akui Hudson-Odoi Miliki Talenta yang Luar Biasa
Liga Inggris 21 Januari 2019, 21:55
-
Ronaldo Pergi, Madrid Harusnya Datangkan Mbappe dan Hazard
Liga Spanyol 21 Januari 2019, 21:29
-
Barcelona Korting Harga Philippe Coutinho?
Liga Spanyol 21 Januari 2019, 20:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR