Sarri baru saja resmi menggantikan Antonio Conte. Hadirnya manajer asal Italia ini pun mengisyaratkan akan adanya perubahan taktik di skuat The Blues.
Di era Conte, Chelsea kental dengan skema penggunaan tiga bek di belakang. Umummnya mereka menggunakan formasi 3-4-3.
Akan tetapi Sarri sedikit berbeda. Ia kerap menggunakan formasi empat bek di belakang, yakni 4-3-3. (sm/dim)
Cocok

Dengan formasi asal Sarri ini, Fabregas akan lebih leluasa bergerak membantu lini serang. Ia pun bisa kembali mengerahkan kemampuannya yakni mencetak assist.
Hadirnya Sarri ini jelas membuat Fabregas senang dan bersemangat. Ia yakin akan mendapat banyak keuntungan dari manajer barunya itu.
"Cara sepakbolanya, saya percaya. Saya sangat menyukainya, saya tumbuh dalam sistem ini, dalam kualitas sepakbola ini, yang ingin ia bawa ke klub," tuturnya seperti dilansir Sportsmole.
"Saya pikir tipe pemain seperti saya, kami dapat mengambil banyak keuntungan. Kami hanya harus berlatih sangat keras, bersatu, menjadi sebuah tim," tegas Fabregas.
Janji Sarri

Selama membesut Napoli, Sarri berhasil mengubah tim tersebut menjadi tim yang bermain ofensif. Tak cuma itu, Partenopei juga bermain dengan atraktif.
Sarri pun berjanji untuk membuat Chelsea juga menjadi tim bertipikal menyerang.
"Saya rasa Chelsea adalah tim yang bagus. Tapi, masalahnya adalah ada lima atau enam tim yang sangat bagus di Inggris. Saya pikir, dengan satu atau dua penyesuaian, kami bisa bisa bermain dengan ide sepakbola saya."
Berita Video

Berita video prestasi 12 pelatih Chelsea pada era Roman Abramovich Part 2.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madrid Ditawari untuk Balikan dengan Morata
Liga Spanyol 20 Juli 2018, 19:25
-
Kedatangan Sarri Bikin Fabregas Bersemangat
Liga Inggris 20 Juli 2018, 17:56
-
Chelsea Sepakat Jual Hazard ke Madrid Dengan Bandrol 3.2 Triliun
Liga Spanyol 20 Juli 2018, 17:30
-
Fabregas: Chelsea Masih Butuh Hazard
Liga Inggris 20 Juli 2018, 16:09
-
Courtois Datang, Keylor Navas Tak Gentar
Liga Spanyol 20 Juli 2018, 15:54
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR