
Bola.net - Kemenangan Chelsea 2-0 atas Everton di Stamford Bridge seharusnya menjadi momen positif. Namun, sorotan justru beralih ke pernyataan mengejutkan Enzo Maresca dalam konferensi pers seusai laga.
Alih-alih membahas performa Malo Gusto yang menjadi topik pertanyaan, pelatih asal Italia itu melontarkan komentar emosional yang tidak diduga oleh para jurnalis. Pernyataan tersebut langsung mengubah atmosfer ruang konferensi.
Dengan tidak menjelaskan secara jelas siapa yang ia maksud, Maresca membuka ruang spekulasi yang tidak perlu. Situasi itu membuat kemenangan terasa kurang utuh dan menempatkan posisinya di bawah pengamatan lebih ketat.
Pernyataan yang Menimbulkan Berbagai Tafsir

Maresca mengaitkan pujiannya kepada pemain dengan kondisi yang ia sebut sulit dalam dua hari terakhir. Ucapannya disampaikan tanpa konteks yang jelas.
“Ini alasan mengapa saya memuji para pemain,” kata Maresca. “Dengan begitu banyak masalah, mereka tampil sangat baik setelah pekan yang rumit. Dua hari terakhir adalah 48 jam terburuk sejak saya bergabung dengan klub, karena banyak orang tidak mendukung kami.”
Ia kemudian menegaskan bahwa yang ia maksud adalah orang-orang secara umum. Ketika ditanya apakah komentarnya terkait dengan suporter, Maresca mengatakan ia mencintai para penggemar dan merasa sangat bahagia dengan mereka, namun penjelasan itu tidak sepenuhnya meredam spekulasi.
Reaksi Internal dan Keraguan Publik

Sumber internal Chelsea menyebut komentar tersebut sebagai reaksi emosional atas kemenangan emosional. Penjelasan itu disampaikan secara anonim untuk menjaga hubungan di dalam klub.
Namun, tidak semua pihak menerima penjelasan tersebut begitu saja. Nada kriptik Maresca membuat banyak pihak meyakini ada persoalan lebih dalam yang tidak diungkapkan ke publik.
Maresca dijadwalkan kembali berbicara kepada media dalam konferensi pers jelang perempat final Carabao Cup melawan Cardiff City. Meski ia diperkirakan akan meredam makna ucapannya, komentarnya akhir pekan lalu sudah telanjur memicu perbincangan.
Rekam Jejak Ledakan Emosi Maresca
Secara umum, Maresca dikenal berhati-hati saat berbicara kepada media. Namun, ada beberapa momen ketika sikap tersebut runtuh dan pandangannya keluar secara blak-blakan.
Ia pernah menyuruh para pengkritiknya untuk menyingkir setelah Chelsea mengamankan posisi empat besar pada akhir musim lalu. Dalam ajang Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, ia juga mengkritik keras penyelenggaraan turnamen.
“Ini lelucon. Ini bukan sepak bola. Ini bukan untuk kami. Saya sulit memahaminya,” kata Maresca saat itu. “Saya bisa memahami penundaan demi keamanan, tetapi jika Anda menunda tujuh atau delapan pertandingan, berarti mungkin ini bukan tempat yang tepat untuk kompetisi ini.”
Sikap serupa juga pernah terlihat saat ia menangani Leicester City, ketika ia mengancam pergi meski timnya berada di puncak klasemen Championship karena tidak puas dengan kritik sebagian suporter terhadap gaya bermainnya.
Kritik, Pujian, dan Konteks Chelsea
Musim ini, Maresca memang mendapat kritik terkait rotasi dan penggunaan pemain pengganti. Namun, ia juga menuai banyak pujian atas pencapaiannya bersama Chelsea.
Pada musim debutnya 2024-25, ia membawa klub finis di empat besar serta menjuarai Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Musim ini, ia tetap mampu meraih hasil baik meski kehilangan pemain penting akibat cedera.
Ia bahkan baru saja dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Premier League bulan November. Chelsea juga dipuji setelah menang atas Liverpool, membantai Barcelona 3-0, dan menahan Arsenal meski bermain dengan 10 pemain hampir satu jam.
Performa Chelsea memang sempat menurun dalam beberapa laga terakhir, dan reaksi suporter serta media menjadi konsekuensi yang tak terpisahkan. Klub sebelumnya juga pernah melalui periode sulit tanpa menggoyahkan posisi Maresca.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Chelsea atas Cardiff di 8 Besar Carabao Cup: Panggung Spesial Alejandro Garnacho
- Jadwal 8 Besar Carabao Cup Live di Vidio, 17-24 Desember 2025
- Man of the Match Cardiff vs Chelsea: Alejandro Garnacho
- Hasil Cardiff vs Chelsea: Garnacho dan Pedro Neto Bawa The Blues Melaju ke Semifinal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Menang, Kabar Buruk Datang: Maresca Ungkap Cedera Estevao
Liga Inggris 17 Desember 2025, 13:24
-
Kemenangan yang Ternodai: Pernyataan Enzo Maresca yang Mengundang Spekulasi di Chelsea
Liga Inggris 17 Desember 2025, 11:27
LATEST UPDATE
-
AC Milan Pertimbangkan Sergio Ramos sebagai Solusi Bek Tengah Berpengalaman
Liga Italia 2 Februari 2026, 11:04
-
Kabar Oknum Pelempar Flare ke Arah Emil Audero: 3 Jarinya Putus Karena Ledakan
Liga Italia 2 Februari 2026, 10:49
-
Siap 'Ganggu' Tim Pabrikan Ducati, Ini 6 Potret Livery BK8 Gresini Racing di MotoGP 2026
Otomotif 2 Februari 2026, 10:44
-
Manchester United Menang 3 Kali Beruntun, PR-nya: Bisa Sekonsisten Apa?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:35
-
MU Kalahkan Fulham di "Fergie Time", Michael Carrick: Sudah Kuduga!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:22
-
Bawa MU Kalahkan Fulham, Casemiro Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Setan Merah
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:08
-
Nyaris Imbang tapi Bisa Menang, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 09:43
-
Prediksi Bologna vs Milan 4 Februari 2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 09:39
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 09:34
-
Tottenham vs Man City: Kok Bisa Unggul 2 Gol Tapi Gagal Menang, Guardiola?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:31
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30























KOMENTAR