
Bola.net - Legenda Liverpool John Barnes menyebut keperkasaan The Reds akan memaksa para rivalnya menghabiskan banyak uang untuk menghentikan dominasi pasukan Jurgen Klopp.
Liverpool sekarang ini telah menjadi tim yang sangat kuat. Mereka punya pemain-pemain berkualitas di tiap lini dan bermain kompak sebagai sebuah unit.
Liverpool pun mulai memetik buah kerja keras mereka dalam beberapa tahun terakhir. Mereka berhasil meraih gelar juara Liga Champions, UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub 2019.
Kini Liverpool juga berpeluang menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya. Sebab Jordan Henderson dkk sejauh ini belum terkalahkan dari 17 penampilannya di liga.
Sementara itu di sisi lain, sang juara bertahan yakni Manchester City, tak bisa tampil setangguh musim lalu. Sekarang mereka berada di peringkat tiga klasemen sementara Premier League dengan raihan 38 poin dari 18 laga.
Liverpool Bisa Dominan
Skuat Liverpool saat ini disebut-sebut masih belum tampil dalam performa terbaiknya. Mereka disebut masih bisa tampil lebih tangguh dan kompak lagi.
Menurut John Barnes, Liverpool punya potensi besar untuk mendominasi sepak bola Inggris lagi musim depan. Hal itu bisa membuat para rival seperti Manchester City atau Manchester United tergerak untuk menghabiskan banyak uang demi mencegah dominasi The Reds.
"Dalam hal apa yang telah mereka lakukan sejauh ini, saya bisa melihat mereka melakukannya lagi tahun depan," ujar Barnes pada Liverpool Echo.
“Tetapi jika Man City atau Man United menghabiskan banyak uang untuk meningkatkan kualitas timnya, dapatkah kita mengatakan bahwa Liverpool pasti akan memenangkan liga? Tidak," cetusnya.
“Anda harus menjaga konsistensi Anda. Saya tidak berpikir tim Liverpool ini benar-benar bisa menjadi lebih baik tetapi mereka bisa konsisten," serunya.
Kekuatan Uang
John Barnes pernah menjadi bagian dari skuat Liverpool yang sangat kuat. Mereka mendominasi kompetisi domestik dan juga kompetisi Eropa.
Ia tahu skuat Liverpool yang sekarang memang kuat. Namun ia merasa ragu The Reds akan bisa dominan seperti di eranya dahulu dan itu semua terjadi karena kekuatan uang.
“Sekarang sebuah tim dapat menghabiskan ratusan juta sedangkan di masa lalu itu tidak terjadi. Itu butuh waktu," serunya.
“Sekarang sebuah tim dapat dengan cepat meningkat kekuatannya karena daya belanjanya," sambung Barnes.
"Saya pikir jauh lebih sulit untuk mendominasi, memenangkan liga dan mempertahankan posisi Anda di posisi teratas daripada di zaman saya," pungkasnya.
Liverpool baru saja memenangi trofi Piala Dunia Antarklub 2019 usai mengalahkan Flamengo. Setelah ini The Reds akan bermain melawan Leicester City di pentas Premier League.
(liverpool echo)
Baca Juga:
- Xavi Akui Liverpool Pantas Juara Piala Dunia Antarklub
- Van Dijk Tak Puas Meski Baru Antarkan Liverpool Jadi Juara Piala Dunia Antarklub
- Van Dijk Mengakui Jordan Henderson Adalah Kapten Liverpool yang Fantastis
- Juara Piala Dunia Antarklub, Liverpool Bisa Pamer Lencana Emas
- Liverpool tak Punya Pemain Prancis? Begini Penjelasan Jurgen Klopp
- Momen Ketika Robertson Rencanakan Aksi Balas Dendam Pada Rafinha di Laga Liverpool vs Flamengo
- Liverpool Juara Dunia, Para Mantan dan Lawan Ucapkan Selamat
- Juara Piala Dunia Antarklub, Liverpool Jadi Tim Inggris Pertama yang Cetak Treble Internasional
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabriel Jesus Siap Geser Sergio Aguero dari Starting XI Manchester City
Liga Inggris 24 Desember 2019, 17:30
-
Data dan Fakta Premier League: Wolverhampton vs Manchester City
Liga Inggris 24 Desember 2019, 16:59
-
Prediksi Wolverhampton vs Manchester City 28 Desember 2019
Liga Inggris 24 Desember 2019, 16:58
-
Siapa Klub Premier League Tersukses dalam 1 Dekade ini? Ini Jawabannya
Liga Inggris 24 Desember 2019, 15:11
-
Kemenangan Satu Dekade, Penegasan Duopoli Barcelona dan Real Madrid
Liga Spanyol 24 Desember 2019, 10:04
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR