
Bola.net - Saga transfer Jhon Duran dari Aston Villa ke Al Nassr dapat sorotan luas, secara khusus di Inggris. Sebab, pada usia 21 tahun, Jhon Duran dinilai belum waktunya pindah ke Arab Saudi.
Jhon Duran datang ke Aston Villa pada bursa transfer Januari 2023 lalu. Ketika itu, pemain asal Kolombia dibeli dengan harga €16,6 juta dari klub Chicago Fire. Aston Villa punya bintang muda menjanjikan.
Di bawah kendali Unai Emery sebagai manajer, Jhon Duran berkembang cukup pesat. Pada musim 2023/2024, dia mampu bikin lima gol dari 23 laga Premier League. Dia jadi pelapis Ollie Watkins di lini depan Aston Villa.
Pada musim 2024/2025, performa Jhon Duran makin bagus. Catatan golnya membaik, tujuh dari 20 laga. Namun, keputusan penting baru saja diambil Jhon Duran yakni pergi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Aston Villa Untung, Jhon Duran juga Untung!

Jika faktor ekonomi jadi pertimbangan utama, maka saga transfer Jhon Duran ini menghadirkan banyak manfaat bagi semua pihak. Villa mendapat uang dalam jumlah besar, begitu juga Jhon Duran.
Villa akan mendapatkan nilai transfer €77 juta ditambah sejumlah bonus. Gaji Jhon Duran juga naik signifikan dengan pindah ke Arab Saudi.
Namun, menurut pandit Simon Jordan, saga transfer Jhon Duran bukan langkah ideal dari sudut pandang sepak bola. Simon Jordan menilai Jhon Duran harusnya memilih untuk bertahan di top level lebih lama lagi.
"Ini bukan liga tingkat dunia, dan saya tidak tahu mengapa seorang pemain berusia 21 tahun akan pindah ke sana selain satu hal dan satu hal saja, uang," kata Simon Jordan kepada talkSPORT.
Jhon Duran Memalukan dan tak Layak Hormati

Aston Villa akan bermain di babak 16 Besar Liga Champions pada musim 2024/2025. Satu kompetisi yang jadi impian banyak pemain. Di sisi lain, bermain di Arab Saudi juga bukan hal yang terlalu buruk karena liga tengah berkembang dengan pesat.
Hanya saja, di mata Simon Jordan, apa yang diputuskan Jhon Duran adalah sesuatu yang memalukan. Dia meyakini Jhon Duran membuat keputusan ini berorientasi pada uang.
"Di usianya yang ke-21, saya pikir itu memalukan karena dia tidak akan terjun ke sepak bola yang kompetitif. Saya berharap ia menuai hasil yang memuaskan dalam hal sepak bola," ucap Simon Jordan.
Sumber: talkSPORT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksperimen Sukses, Ruben Amorim Pertimbangkan Ubah Posisi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 31 Januari 2025, 21:49
-
Manchester United vs Crystal Palace, Luke Shaw Sudah Bisa Comeback?
Liga Inggris 31 Januari 2025, 21:39
-
Aston Villa Benarkan Ingin Boyong Joao Felix dari Chelsea
Liga Inggris 31 Januari 2025, 20:30
-
Barcelona Putuskan Mundur dari Perburuan Marcus Rashford
Liga Inggris 31 Januari 2025, 20:17
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR