Pada pertandingan yang diprediksi akan berjalan monoton dan tidak menghibur tersebut, Manchester United menunjukan sisi yang berbeda dari cara bermain mereka selama ini. Alih-alih menunjukan permainan yang 'membosankan' seperti yang sudah menjadi trademark mereka musim ini, Wayne Rooney dkk tampil 'menghibur' para fans dengan permainan atraktif dan menyerang kendati laga yang digelar di Old Trafford tersebut berakhir tanpa pemenang.
Pada pertandingan tersebut hampir semua lini Manchester United bekerja nyaris sempurna. David De Gea menggagalkan sejumlah peluang berbahaya Chelsea dengan penyelamatan gemilang. Lini Belakang mereka juga bekerja dengan baik dengan memberikan pressing yang ketat sehingga pemain Chelsea kesulitan untuk membuka ruang dan membuat peluang.
Lini serang MU juga tampil tak kalah apik. Anthony Martial, Ander Herrera, Juan Mata dan Wayne Rooney kerap memberikan kesulitan di lini pertahanan Chelsea. Andai saja Thibaut Courtois tidak tampil gemilang rasa-rasanya laga tersebut bisa menjadi milik Setan Merah.
Sebenarnya tidak ada yang berubah dari gaya bermain Manchester United. Mereka tetap memainkan Filosofi Possession Football Van Gaal yang tercermin jelas dari catatan statistik mereka. Menurut statistik yang dilansir Squawka, Setan Merah mendominasi penguasaan bola sebesar 61%. Perubahan gaya bermain ini secara tidak langsung menunjukan bahwa filosofi Van Gaal sudah mulai mengeluarkan bentuk aslinya bersama Manchester United.
Selama karir manajerialnya selama puluhan tahun belakangan ini, Van Gaal selalu mengedepankan penguasaan bola sebagai gaya bermainnya tanpa menghilangkan sisi atraktifnya. Saat ia melatih Barcelona dan Bayern Munchen, proses adaptasi filosofinya berjalan cukup cepat sehingga bisa memberi dampak yang relatih instan pada performa tim yang diukur oleh Trofi La Liga dan Bundesliga di musim pertamanya membesut Blaugrana dan The Bavaria.
Di United, entah kenapa proses adaptasi ini memakan waktu yang cukup lama. 26 tahun kepemimpinan Sir Alex mungkin menjadi penyebab kenapa Filosofi Van Gaal tidak kunjung meresap pada diri Wayne Rooney dkk yang masih terbawa dengan cara bermain yang sudah mendarah daging pada tubuh Setan Merah.
Melihat penampilan cemerlang yang ditunjukkan Setan Merah pada laga kontra Chelsea dini hari tadi, tak ayal jika beberapa pihak yang mengkritik permainan Setan merah sepanjang musim ini mulai menyuarakan dukungan kepada Pelatih 64 tahun tersebut, salah satunya adalah Paul Scholes. Musim ini Scholes kerap melontarkan kritik pedas terhadap Van Gaal, namun usai pertandingan tersebut ia mulai menyuarakan dukungan agar Van Gaal diberi waktu lebih di MU. Hal ini menunjukan bahwa para Pundit tersebut melihat sesuatu yang menjanjikan dari Filosofi Louis van Gaal yang telah menemukan bentuknya bersama skuad setan merah.
Memang masih banyak hal yang perlu disempurnakan dari Filosofi Van Gaal tersebut, namun laga kontra Chelsea dini hari tadi sudah cukup untuk menjadi bukti bahwa filosofi yang selama ini dipegang teguh oleh Van Gaal memang punya 'buah' yang manis pada akhirnya. Sekarang tinggal bagaimana para pemain bisa mempertahankan performa mereka seperti saat kontra Chelsea dini hari tadi serta apakah Manajemen United masih bersedia memberikan waktu bagi Van Gaal bahwa ia adalah sosok yang tepat untuk menukangi Setan Merah.
Bagaimana pendapat anda Bolaneters? Apakah Louis van Gaal masih layak diberi kesempatan lebih di Old Trafford? Ataukah ia harus segera hengkang untuk memberikan tempat bagi manajer baru Setan Merah? Sampaikan pendapat anda pada kolom komentar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Inggris 29 Desember 2015, 23:39

-
Dengan Schneiderlin, MU Lebih Sulit Dikalahkan
Liga Inggris 29 Desember 2015, 22:53
-
Solid Lawan MU, Nevin Sanjung Ivanovic
Liga Inggris 29 Desember 2015, 21:45
-
Schneiderlin: Fans MU Layak dapat Permainan Atraktif
Liga Inggris 29 Desember 2015, 20:22
-
Imbang Lawan Chelsea, Schneiderlin Tak Bisa Tidur
Liga Inggris 29 Desember 2015, 20:09
LATEST UPDATE
-
Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:18
-
Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 09:12
-
Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 08:56
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
-
Jadwal Padat Kayak Klub Eropa? Begini Strategi Grooming Biar Tetap Sat-set
Lain Lain 20 Agustus 2026, 08:03
-
Arsenal Menatap Musim Anyar dengan Ambisi Berlipat
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:48
-
Susunan Lini Tengah Terkuat Manchester United dengan Carlos Baleba
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:01
-
Timnas Voli Putri Indonesia Usung Target Tembus 6 Besar AVC Continental 2026
Voli 20 Agustus 2026, 06:45
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR