Bola.net - Sebagai seorang pandit, sosok Gary Neville punya karakter yang khas. Dia adalah pandit yang acap kali memberikan komentar pedas. Dia tak pernah ragu mengkritik pemain, pelatih atau tim.
Komentar-komentar pedas yang keluar dari mulut mantan kapten Manchester United tidak jarang membuat gaduh. Kasus terbaru adalah kritik keras Neville kepada bomber Inter Milan, Romelu Lukaku.
"Saya lega dia telah pergi. Saya takkan senang sampai semua dari mereka yang berpikir lebih baik dan lebih besar dari klub, serta sudah tak ingin berada di sini, pergi!" tulis Neville, seperti yang dikutip dari Goal International.
Atau komentarnya kepada Alexis Sanchez. "Dia ulet, tapi merupakan sebuah bencana. Dia benar-benar menjadi bencana," tutur Neville.
Namun, tidak semua komentar Gary Neville berisi cercaan. Ada juga komentar yang bijak. Salah satunya ditujukan kepada Ole Gunnar Solskjaer dan Frank Lampard. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Lampard dan Solskjaer Masih Butuh Waktu
Menurut Gary Neville, publik tak boleh begitu saja menghakimi Ole Gunnar Solskjaer atas hasil kurang bagus Manchester United. Begitu juga dengan raihan Frank Lampard di Chelsea.
Neville meminta kedua manajer diberi waktu yang lebih lama agar bisa membuktikan kualitasnya. Sebab, Neville melihat keduanya sedang memulai sebuah proyek baru dan akan sulit dikerjakan dalam waktu singkat.
"Seperti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, saya pikir hal yang sama untuk Frank Lampard di Chelsea," buka Neville dikutip dari Sky Sports.
"Kami melihat Lampard mencoba mengubah apa yang telah menjadi mesin selama 15 tahun terakhir di Chelsea. Tim ini kurang pengalaman, lebih banyak pemain muda dan bakal ada lebih banyak kesalahan dan hasil buru," kata Neville.
Sejauh ini, Chelsea baru meraih satu kemenangan dari empat laga di Premier League. The Blues berada di posisi ke-11 klasemen sementara musim 2019/2020.
Bekerja denga Para Pemain Muda
Menurut Gary Neville, Solskjaer dan Lampard kini sedang bekerja untuk masa depan klub. Mereka sedang mengubah budaya klub. Mereka berada dalam situasi transisi dengan banyak pemain muda di skuad.
"Jika Anda mencoba melakukan apa yang mereka lakukan di Old Trafford dan Stamford Bridge, dengan membawa pemain-pemain tipe akademi, Anda harus memberi mereka waktu."
"Itu pertanyaan besar bagi Chelsea, dan Manchester United. Mereka akan membutuhkan kepemimpinan yang kuat, mereka harus menghadapi tekanan, terutama di media sosial, dan untuk tetap yakin," tegas Neville.
Solskjaer dan Lampard memang banyak mempromosikan pemain muda dari akademi. Di United, Solskjaer memberi porsi lebih pada Marcus Rashford. Sementara, di Chelsea, Lampard memberi keleluasaan pada Mason Mount.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Posisi Terbaik Kante Versi Schwarzer: Gelandang Bertahan
Liga Inggris 5 September 2019, 22:53
-
Sebelum Gabung Leicester, Schwarzer Tak Tahu Siapa Itu Kante
Liga Inggris 5 September 2019, 22:27
-
Januari, Cesar Azpilicueta Kembali ke Spanyol?
Liga Inggris 5 September 2019, 21:20
-
Ini Penyebab Frank Lampard Lepas David Luiz ke Arsenal
Liga Inggris 5 September 2019, 17:00
-
Daftar Skuat 4 Wakil Inggris di Liga Champions 2019/2020
Liga Champions 5 September 2019, 14:59
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
-
Pusing Tujuh Keliling ala Pep Guardiola
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:23
-
Barcelona vs Athletic Club: Rating Pemain Barcelona usai Menang Telak 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 08:09
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 08:08
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:56
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR