
Bola.net - Frank Lampard boleh jadi tidak benar-benar berminat mendatangkan pemain baru Januari ini, tapi pemain-pemain Chelsea sendiri yang mungkin bakal mengubah sikap pelatih mereka. The Blues terus merosot, Lampard harus mencari solusi cepat.
Teranyar, Chelsea takluk 0-1 dalam lawatan ke kandang Newcastle United, Minggu (19/1/2020) dini hari WIB. Kekalahan itu mengancam posisi mereka di empat besar klasemen sementara Premier League 2019/20.
Ini bukan pertama kalinya Chelsea menelan hasil mengecewakan. Satu atau dua bulan terakhir, kualitas permainan pasukan Lampard itu terus merosot karena sejumlah masalah.
Salah satu masalah yang paling berat adalah kesulitan mereka memanfaatkan peluang matang untuk menjebol gawang lawan. Apa kata Lampard?
Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Dampak Embargo Transfer
Lampard memulai kariernya sebagai bos Chelsea musim ini dalam kondisi yang tidak ideal. Dia tidak bisa membeli pemain baru karena hukuman embargo transfer, yang berarti harus bisa memanfaatkan pemain-pemain yang ada.
Awalnya, Chelsea tampak baik-baik saja dengan mengandalkan pemain-pemain muda seperti Tammy Abraham. Namun, pekan demi pekan berlalu, Chelsea mulai kehabisan bensin di pertengahan musim ini.
Untungnya Chelsea sudah diizinkan membeli pemain baru pada bursa transfer Januari ini. Seharusnya kesempatan ini bisa dimanfaatkan Lampard, tapi dia selalu mengelak ketika ditanya soal kemungkinan transfer The Blues.
Gagal Mencetak Gol
Lampard berkata hanya ingin mendatangkan pemain yang tepat, yang akan meningkatkan kualitas Chelsea saat ini dan bukan merusaknya. Biar begitu, kondisi Chelsea yang sekarang mungkin bakal memaksanya berpikir ulang.
"Kami tidak bisa mencetak gol. Kami mengontrol pertanidngan sepenuhnya, saya tahu mereka hanya membuat tiga sundulan ke gawang kami," buka Lampard di Football London.
"Ini [tidak bisa bikin gol] telah menjadi salah satu cerita musim kami. Ada begitu banyak momen hebat sepanjang musim ini, tapi sebagian di antaranya adalah ketika kami mengontrol, menciptakan peluang, tapi tidak bisa mencetak gol."
Sejauh ini, justru pemain muda seperti Tammy Abraham yang tetap rajin mencetak gol. Masalahnya, ketika Abraham sedang bermain di bawah level yang seharusnya, tidak ada pemain lain yang muncul untuk mengisi lubang itu.
Penyerang Chelsea dalam Angka
Arsenal vs Chelsea (c) AP Photo
Abraham mungkin jago mencetak gol, tapi Chelsea jelas membutuhkan pemain-pemain lain. Di sinilah permasalahan terbesar Lampard. Tercatat, Mason Mount hanya mencetak satu gol dari 21 pertandingan di semua kompetisi, dia kehilangan ketajaman yang pernah jadi senjata utamanya awal musim ini.
Sementara itu, Willian hanya bisa mencetak empat gol di Premier League. Callum Hudson-Odoi hanya mencetak satu gol sejauh ini, dan Pedro sama sekali belum berkontribusi.
Chrisian Pulisic sempat tampil luar biasa, tapi momentumnya terhenti karena cedera. Artinya, lima penyerang Chelsea lainnya tidak benar-benar membantu Abraham.
Memaksa Lampard
Statistik itu memaksa Lampard untuk benar-benar mengamati bursa transfer Januari ini, dengan Jadon Sancho sebagai kandidat utama.
Pemain 19 tahun ini telah mencetak 10 gol dan 10 assists di Bundesliga musim ini. Pemain seperti inilah yang sdang dibutuhkan The Blues sekarang
Chelsea mungkin harus merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkannya, tapi sekarang harga mahal itu mungkin tidak masalah jika Chelsea benar-benar ingin mengamankan empat besar
Sumber: Football London
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebobolan di Ujung Laga, Kekalahan yang Sulit Diterima oleh Chelsea
Liga Inggris 19 Januari 2020, 21:00
-
Maaf MU dan Chelsea, Issa Diop Tidak Dijual!
Liga Inggris 19 Januari 2020, 15:20
-
Ini Alasan Lampard Mainkan Michy Batshuayi Lawan Newcastle
Liga Inggris 19 Januari 2020, 11:00
-
Frank Lampard: Chelsea Tidak Bisa Bergantung Terus pada Tammy Abraham
Liga Inggris 19 Januari 2020, 10:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR