
Bola.net - Paul Pogba membuat komentar yang cukup mencurigakan setelah Manchester United kalah dari Leicester City. Pogba merasa United harus mengubah sesuatu. United harus memperbaiki segala aspek jika ingin juara.
United kalah dari Leicester City pada duel pekan ke-8 Premier League 2021/2022. Pada duel yang digelar di King Power Stadium, Sabtu (16/10/2021) malam WIB, United menelan kekalahan dengan skor 4-2.
Youri Tielemans, Caglar Soyuncu, James Vardy dan Patson Daka bergantian membobol gawang David de Gea. Leicester tampak perkasa. Sementara United mendapat gol dari aksi Mason Greenwood dan Marcus Rashford.
Sejak Lama

Hasil buruk kontra Leicester membuat United berada dalam tekanan. Sebab, mereka menelan tiga kekalahan hanya dalam lima laga terakhir. Paul Pogba bersuara atas performa buruk United yang dianggap terjadi sejak lama.
"Sejujurnya kami telah mengalami permainan seperti ini untuk waktu yang lama dan kami belum menemukan masalah. Kami telah kebobolan gol yang mudah dan bodoh," kata Pogba pada BBC Sport.
"Para penggemar akan mendorong dan menekan kami dan kami harus lebih dewasa dan arogan dengan cara yang baik dengan memainkan sepak bola kami," sambung pemain 27 tahun.
Dukung #OleOut, kah?

Paul Pogba tidak secara spesifik menyebut siapa yang bertanggung jawab atas situasi sulit United. Tapi, eks pemain Juventus menyebut ada yang harus diubah dari sisi taktik. Hal itu adalah ranah kekuasaan sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.
"Kami perlu menemukan kuncinya karena kami pantas kalah. Kami perlu mengubah sesuatu."
"Saya tidak tahu apakah itu pola pikir para pemain, saya tidak tahu karena itu membuat frustrasi. Jika kami ingin memenangkan gelar, ini adalah laga yang harus kami menangkan meskipun itu sangat sulit. Kami perlu menemukan mentalitas dan taktik yang tepat untuk menang," katanya.
Semua Orang
Ke depan, Pogba ingin semua pihak yang ada di Manchester United mengambil tanggung jawab atas situasi buruk yang terjadi. Setiap individu harus memberi kontribusi maksimal dan memperbaiki performanya agar segera mendapat hasil positif.
"Semua orang mulai dari penjaga gawang hingga orang terakhir di bangku cadangan. Kami harus melihat sebagai individu dan sebagai tim untuk memperbaiki situasi ini," Pogba.
Tekanan untuk Solskjaer
Solskjaer tentu mendapat tekanan yang besar usai hasil buruk di laga kontra Leicester. Sebelum itu, dia juga sudah merasakannya. Hasil buruk yang didapat saat berjumpa Club Brugge, Wet Ham, Aston Villa, dan Everton membuat posisi Solskjaer dalam tekanan.
Solskjaer, dikutip dari beberapa sumber, masih mendapat kepercayaan penuh dari para direksi United. Klub melakukan investasi dalam jumlah besar dan masih akan memberi kesempatan pada pria asal Norwegia.
Tapi, semua ini terjadi sebelum duel melawan Leicester, di mana United kalah lagi.
Komentar Solskjaer

Solskjaer sepertinya sudah tidak kaget dengan tekanan yang diterimanya. Hal ini memang selalu terjadi ketika United meraih hasil buruk. Solskjaer masih cukup percaya diri bisa membawa United bangkit.
"Setiap kali Anda kalah, tekanan tentu akan meningkat, tetapi kami terbiasa hidup dengan tekanan itu," kata Solskjaer.
"Kami adalah Manchester United. Periode mundur terjadi sebelumnya, penampilan yang lebih buruk, dan kami harus bangkit kembali pada hari Rabu. Kami akan melakukan pekerjaan sebaik yang saya bisa; saya percaya pada tim ini," tegasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Komentar Solskjaer Tentang: MU Kalah Lagi, Harry Maguire Limbung, dan Rindu Fred
- Paul Pogba: MU Pantas Kalah, Kebobolan Gol Bodoh
- MU Dipecundangi Leicester: Gak Ada Fred Malah Kalah, Punya Messi Juga Percuma
- Man City 2-0 Burnley: Lord Sterling Tak Terlihat, Seperti Main 10 Orang, Gagal Menang Besar
- Man of the Match Leicester City vs Manchester United: Jamie Vardy
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Neville Ungkap Masalah Pelik di MU Usai Menyerah dari Leicester, Apa Itu?
Liga Inggris 17 Oktober 2021, 19:35
-
Drama 6 Gol, dan Kekalahan MU di Markas Leicester
Galeri 17 Oktober 2021, 18:39
-
Dipermalukan Leicester City, Apakah #OleOut Segera Jadi Kenyataan?
Liga Inggris 17 Oktober 2021, 16:20
-
Move On, Manchester United Bidik Kebangkitan Melawan Atalanta
Liga Inggris 17 Oktober 2021, 15:20
LATEST UPDATE
-
Inter vs Bodo/Glimt: Cristian Chivu Minta Nerazzurri Comeback dalam Ketenangan
Liga Champions 24 Februari 2026, 15:37
-
Tempat Menonton Atletico Madrid vs Club Brugge: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:51
-
Tempat Menonton Inter vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:41
-
Mengapa Andre Onana Gagal di Manchester United? Begini Penjelasan dari Legenda MU
Liga Inggris 24 Februari 2026, 14:30
-
Rundown KLBB Festival 2026 Resmi Rilis: Sheila On 7 dan Hindia Siap Guncang GBK!
Lain Lain 24 Februari 2026, 14:30
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR