
Bola.net - Premier League akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kontroversi gol penyeimbang Leeds United saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB.
Gol tersebut sempat diprotes keras oleh kubu tuan rumah yang menilai terjadi handball dalam proses terciptanya gol. Namun, otoritas liga memastikan keputusan wasit untuk mengesahkan gol tetap berlaku setelah melalui tinjauan VAR.
Dalam laga tersebut, Chelsea sejatinya tampil dominan dan sempat berada di atas angin. The Blues unggul dua gol lebih dulu lewat Joao Pedro dan Cole Palmer, masing-masing dicetak sebelum dan sesudah jeda babak pertama.
Dengan keunggulan tersebut, pasukan London Barat terlihat nyaman dan berpeluang besar mengamankan tiga poin yang bisa membawa mereka menembus empat besar klasemen sementara Premier League.
Namun, Leeds menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Tim tamu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Lukas Nmecha. Momentum kebangkitan itu berlanjut pada menit ke-73 ketika Okafor sukses menyamakan kedudukan lewat penyelesaian jarak dekat.
Gol ini berawal dari aksi Jayden Bogle yang terlibat aktif dalam proses serangan dan sempat berduel dengan sejumlah pemain bertahan Chelsea.
Kontroversi Gol Leeds

Di sinilah kontroversi muncul. Para pemain dan staf Chelsea langsung mengajukan protes, mengklaim bola sempat mengenai tangan Bogle sebelum gol tercipta.
Namun, melalui akun resmi Premier League Match Centre di platform X, liga menyatakan bahwa keputusan wasit telah diperiksa oleh VAR dan tidak ditemukan adanya pelanggaran handball dalam proses terjadinya gol tersebut. Dengan demikian, gol Okafor dinyatakan sah.
Secara teknis, dalam tayangan ulang terlihat Bogle berusaha mempertahankan penguasaan bola di bawah tekanan sebelum melepaskan upaya yang ditepis kiper Robert Sanchez.
Bola liar kemudian mengarah ke Okafor yang dengan sigap menyarangkan bola ke gawang kosong dan merayakannya bersama suporter Leeds di sudut stadion.
Kerugian untuk Chelsea

Hasil imbang ini berdampak signifikan pada persaingan klasemen. Chelsea memang tetap naik ke posisi keempat, memanfaatkan ketertinggalan Manchester United dari West Ham pada laga lain.
Namun, tambahan satu poin membuat mereka gagal memberikan tekanan maksimal kepada Manchester City dan Aston Villa di atasnya.
Sementara itu, Leeds asuhan Daniel Farke berhasil menjaga jarak empat poin dari zona degradasi, sebuah hasil penting dalam upaya mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris musim ini.
Sumber: Mirror
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- West Ham Bikin Man United Kembali Menginjak Bumi: Michael Carrick Ternyata Masih Punya Banyak PR Besar
- 10 Meme Kocak Frank Ilett Gagal Pangkas Rambut Usai Man United Ditahan West Ham: Mulai dari 0 Lagi Ya
- Kok Bisa?! Cole Palmer Sia-Siakan Peluang yang Harusnya 99,9 Persen Jadi Gol, Chelsea Pun Batal Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bakal Tikung MU untuk Gelandang Top Premier League Ini
Liga Inggris 11 Februari 2026, 16:04
-
Chelsea vs Leeds United: Konsekuensi Besar dari Kesalahan Kecil
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:45
-
Cole Palmer Buang Peluang di Depan Gawang: Kasus Langka yang Akan Hantui Chelsea!
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:36
-
Chelsea Terpeleset dalam 6 Menit: Liam Rosenior Kirim Peringatan Keras!
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Persik vs Persija Jakarta 16 Mei 2026
Bola Indonesia 16 Mei 2026, 06:30
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
Liga Inggris 15 Mei 2026, 23:59
-
Jose Mourinho ke Real Madrid, Mungkinkan Cristiano Ronaldo Menyusul?
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:58
-
Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:24
-
Prediksi Roma vs Lazio 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:58
-
Prediksi Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
























KOMENTAR