
Bola.net - Mantan penyerang Gabby Agbonlahor melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah pemain Arsenal yang memilih mundur dari tugas internasional pada jeda FIFA bulan ini.
Agbonlahor bahkan mengusulkan agar pihak Premier League mempertimbangkan aturan baru berupa sanksi bagi pemain yang menarik diri dari tim nasional demi kepentingan klub.
Dalam pandangannya, fenomena ini berpotensi merusak nilai kehormatan membela negara. Agbonlahor menyebut, jika ia memiliki kewenangan di Premier League, pemain yang absen dari tugas internasional tanpa alasan kuat seharusnya dilarang tampil pada laga liga berikutnya.
“Kalau ada aturan seperti itu, pemain pasti akan berpikir dua kali sebelum mundur. Membela negara adalah sebuah kehormatan,” ujarnya dalam wawancara bersama talkSPORT.
Penilaian Agbonlahor

Agbonlahor juga menyinggung peran kapten tim nasional seperti Harry Kane untuk bersuara dan menjaga komitmen para pemain terhadap timnas. Menurutnya, praktik mundur secara massal seperti beberapa tahun lalu tidak boleh terulang.
Di sisi lain, Agbonlahor memahami ambisi pelatih Mikel Arteta yang tengah berupaya membawa Arsenal meraih gelar musim ini. The Gunners saat ini berada dalam posisi kuat di papan atas, unggul sembilan poin dari Manchester City, meski rivalnya itu masih memiliki satu laga tunda.
Namun demikian, ia tetap menegaskan ketidaksetujuannya terhadap keputusan sejumlah pemain yang meninggalkan skuad timnas.
Gelombang Penarikan Pemain

Situasi ini bermula dari keputusan bek William Saliba yang mundur dari skuad Prancis usai kekalahan Arsenal di final Piala Liga Inggris melawan Manchester City.
Setelah itu, gelombang penarikan terus berlanjut. Eberechi Eze batal memperkuat Inggris dalam laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang. Sementara Jurrien Timber dan Martin Odegaard juga memilih mundur dari skuad Belanda dan Norwegia karena masih dalam pemulihan cedera.
Selain itu, Leandro Trossard meninggalkan pemusatan latihan Belgia, sementara Martin Zubimendi dan Piero Hincapie juga kembali ke Inggris setelah mundur dari skuad masing-masing.
Kondisi serupa terjadi pada Noni Madueke yang mengalami cedera lutut saat membela Inggris. Sementara dua pemain kunci Arsenal, Bukayo Saka dan Declan Rice, mendapatkan izin untuk beristirahat pada pekan pertama jeda internasional.
Tuchel Buka Suara

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, turut memberikan klarifikasi terkait situasi ini. Ia menegaskan tidak meragukan kondisi cedera Saka dan Rice, meski muncul spekulasi publik mengenai banyaknya pemain Arsenal yang mundur.
“Saya memahami bagaimana situasinya terlihat. Tapi saya percaya 100 persen pada kejujuran Declan dan Bukayo,” ujar Tuchel.
Ia menambahkan bahwa tim medis telah melakukan pemeriksaan dan menemukan keduanya memang mengalami ketidaknyamanan fisik. Tuchel juga menekankan bahwa kedua pemain sebenarnya ingin tetap bergabung bersama timnas, namun kondisi mereka tidak memungkinkan.
Kontroversi ini pun memunculkan perdebatan luas mengenai keseimbangan antara kepentingan klub dan komitmen terhadap negara. Di tengah persaingan ketat menuju gelar, keputusan pemain untuk mundur dari timnas menjadi sorotan yang sulit dihindari.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah akan Cabut, Kai Havertz Tegaskan Komitmennya di Arsenal
Liga Inggris 29 Maret 2026, 02:00
LATEST UPDATE
-
Calvin Verdonk Puji Dony Tri Pamungkas: Layak Segera Tembus Liga Eropa
Tim Nasional 31 Maret 2026, 19:16
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 18:58
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 18:44
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Maret 2026, 18:43
-
Peta Jalan Timnas Futsal Indonesia untuk Tembus Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 31 Maret 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56





















KOMENTAR