
Bola.net - Graham Potter mengakui dirinya masih belum benar-benar sempurna di Chelsea. Tetapi, dirinya yakin bisa menaklukkan para pengkritiknya seperti dua pelatih Josep Guardiola dan Mikel Arteta yang sebelumnya pernah berada di posisinya.
Potter tengah berada dalam sorotan yang masif karena The Blues hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan satu dari delapan pertandingan terakhir mereka di Premier League.
Dengan situasi tersebut, tak ayal berbagai kritikan dari beberapa kalangan langsung tertuju kepada pelatih berusia 47 tahun. Namun, hal yang dialami oleh Potter pernah dialami juga oleh Guardiola.
Saat itu, pelatih asal Spanyol juga mendapati kritikan akibat pendekatan yang ditawarkan olehnya tidak populer secara universal pada awal masa jabatannya di Manchester City.
Simak komentar Graham Potter di bawah ini.
Mencari Panutan
Guardiola sempat mengutarakan agar Potter diberi waktu untuk membuktikan kapasitasnya membesut Chelsea. Sementara pelatih Arsenal Arteta dan bos Liverpool Jurgen Klopp adalah bisa menjadi contoh lain yang bisa diikuti olehnya.
"Anda harus memahami [kritik] adalah bagian dari pekerjaan. Anda hanya perlu melihat beberapa kolega saya di posisi yang sama," kata Potter.
"Pep, misalnya, di musim pertamanya, dikritik cukup keras. Saya pikir Mikel Arteta telah mengalami periode kritik. Klopp, dalam beberapa tahun pertama, juga mendapat kritikan. Orang-orang ini fantastis."
Tak Salahkan Pengkritik
Kemudian, eks pelatih Brighton itu mengatakan dirinya tidak bisa menyalahkan berbagai pihak yang sedang bersikap sinis kepadanya.
Namun, Potter mengingatkan hasil negatif yang diraih oleh Chelsea begitu kompleks dan harus dicari solusi sesegera mungkin.
"Terkadang sulit untuk memahami 'mengapa', dan lebih mudah untuk menyalahkan seseorang. Saya duduk di sini dan mengatakan bahwa ini tidak seperti saya yang benar-benar sempurna, jadi mereka tidak sepenuhnya salah, tetapi saya pikir ini selalu sangat kompleks," terangnya.
Hadapi Kritik
Di tengah-tengah mempersiapkan Chelsea jelang melawan Fulham dalam partai tunda Premier League, Jumat (13/01/2023) dini hari, Potter mencoba berpikiran positif untuk menghadapi berbagai kritikan yang datang kepadanya.
"Dua bulan lalu, saya dianggap sebagai pelatih top. Jika Anda mempertimbangkan orang-orang yang pernah bermain melawan dan bermain dengan saya, mereka mungkin akan mengatakan hal yang sama.
"Tetapi pada saat yang sama, saya mengakui hasil yang kami dapatkan belum cukup baik bagi kami. Anda harus menerima dan menghadapinya sebaik mungkin. Cobalah untuk menempatkannya dalam perspektif dan terus bergerak maju," tegasnya.
Sumber: FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Watford Kepincut Mau Pinjam Pemain Manchester United yang Baru Debut
- Rentetan Hasil Buruk, Graham Potter Akui Sulit Menjadi Pelatih Chelsea!
- Pep Guardiola Mengisyaratkan Akan Gunakan Taktik Khusus Untuk Hadapi Manchester United
- Sukses Datangkan Joao Felix, Graham Potter Masih Ingin Datangkan Striker Baru!
- Pierre-Emerick Aubameyang Tidak Bisa Cari Klub Baru Kecuali Kembali ke Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Kembali Buka Negosiasi untuk Kontrak Baru N'Golo Kante
Liga Inggris 12 Januari 2023, 22:07
-
Felix Kelar, Chelsea Kebut Transfer Striker Ini
Liga Inggris 12 Januari 2023, 18:20
-
Joao Felix dan 3 Pemain yang Direkrut Chelsea dari Atletico Madrid
Editorial 12 Januari 2023, 17:04
-
Tersisih di Chelsea, Barcelona Siap Pulangkan Pierre-Emerick Aubameyang
Liga Spanyol 12 Januari 2023, 17:00
-
Chelsea Krisis! Graham Potter Rapat Darurat dengan 4 Pemain Senior The Blues
Liga Inggris 12 Januari 2023, 16:34
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR