Bola.net - Legenda Arsenal, Nwankwo Kanu melancarkan kritik terhadap mantan klubnya soal penjualan gelandang serang Alex Iwobi ke Everton pada jendela transfer musim panas 2019 kemarin.
Arsenal melepas Iwobi ke Everton pada hari terakhir penutupan jendela transfer Premier League. Kabarnya gelandang asal Nigeria itu dijual dengan harga mencapai 40 juta poundsterling.
Iwobi sendiri merupakan produk asli akademi Arsenal. Ia bergabung sejak masih berusia delapan tahun sebelum menembus tim utama pada 2015 silam, pada usia 19 tahun.
Kritik Kanu
Arsenal sejatinya melancarkan aktivitas transfer cukup bagus pada musim panas kemarin, termasuk menggaet Nicolas Pepe dengan biaya 72 juta poundsterling. Namun Kanu tetap menyayangkan penjualan Iwobi.
"Saya bisa katakan mereka telah melakukan kesalahan [dengan menjual Iwobi]. Mengapa mereka membiarkannya pergi, saya tak tahu," ujar Kanu kepada Goal International.
"Dia seorang bocah yang sangat Arsenal secara luar dalam. Dia selalu menginginkan yang terbaik bagi klubnya. Dia mencintai klubnya, tapi bukan hanya dia bisa bermain sepak bola. Apa yang ia persembahkan dari pekan ke pekan perlu mendapat apresiasi dari fans," tambahnya.
Kanu Terkejut
Kanu yang juga berasal dari Nigeria mengaku terkejut mendengar kabar penjualan Iwobi, apalagi sang pemain masih berusia cukup muda, yakni 23 tahun.
"Saya rasa dia masih muda dan pemain seperti itulah yang Anda inginkan di tim, pemain yang tumbuh di di sini, yang tahu segalanya tentang klub dan bersedia mati demi klub," tutur Kanu.
"Dia salah satunya, jadi kehilangan dia dan membiarkan dia pergi, merupakan kabar yang mengejutkan bagi saya. Saya tak bisa benar-benar percaya bahwa kami melakukannya, tapi itulah sepak bola," tukasnya.
Arsenal Klub Tepat
Kanu mengakui bahwa ia telat mengetahui kabar penjualan Iwobi. Sosok 43 tahun itu menyebut dirinya bakal melarang Iwobi hengkang jika tahu kabar tersebut lebih cepat.
"Syaa bisa katakan bahwa dia tak perlu pergi karena dia masih akan bermain di Arsenal. Dia pemain bagus dan dia harus mengerti akan hal itu," kata Kanu.
"Saya rasa Arsenal merupakan tempat yang terbaik baginya karena mereka adalah klub besar dan Anda ingin bermain di klub besar dan di Eropa. Anda ingin memainkan laga tersebut," tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Arsenal di September 2019
Liga Inggris 11 September 2019, 17:50
-
Penyakit Arsenal Setiap Tahun: Tidak Pernah Konsisten
Liga Inggris 11 September 2019, 17:40
-
Terungkap, Arsenal Sempat Coba Datangkan Jadon Sancho
Liga Inggris 11 September 2019, 17:20
-
Melepas Dani Ceballos Adalah Kesalahan Fatal Zinedine Zidane
Liga Spanyol 11 September 2019, 14:57
-
Matteo Guendouzi Adalah Bukti Dedikasi Arsenal untuk Pemain Muda
Liga Inggris 11 September 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR