Bola.net - - Bek , Dejan Lovren, mengakui bahwa ia masih marah dengan penalti yang didapat Tottenham ketika kedua tim bermain imbang 2-2 di Anfield.
Penalti usai wasit Jon Moss menilai Harry Kane dijatuhkan oleh Loris Karius, namun kiper The Reds mampu menepisnya ketika kedudukan masih 1-1.
Mohamed Salah kemudian membawa tim asuhan Jurgen Klopp berbalik unggul di waktu tambahan, sebelum Kane kemudian mencetak gol dari titik putih, usai dijatuhkan oleh Virgil van Dijk.
"Saya masih tidak percaya itu terjadi," tutur Lovren di Sky Sports. "Saya langsung melihat tayangan ulangnya lagi dan saya terkejut karena di lapangan semuanya kelihatan berbeda."
Dejan Lovren
"Mungkin anda bisa bilang, oke yang pertama penalti karena saya menyentuhnya atau itu tidak offside. Namun ketika anda melihat rekamannya, semua jadi lebih buruk. Saya sama sekali tidak paham aturannya."
"Dalam situasi ini kami butuh sistem VAR. Namun sistem itu tidak ada, karena tidak ada yang memahami apa yang terjadi."
"Kemudian kami lihat wasit juga ragu. Saya tidak tahu apa yang dia katakan, namun kemudian dia memberikan penalti. Harusnya anda 100 persen yakin ketika memberikan penalti di menit ke-85 dan 95."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wenger Disarankan Parkir Xhaka dan Mainkan Wilshere Saat Jumpa Spurs
Liga Inggris 9 Februari 2018, 19:57
-
Saat Lawan Spurs, Arsenal Diminta Ekstra Waspada Terhadap Kane
Liga Inggris 9 Februari 2018, 19:40
-
Kata Wenger, Pemain Inggris Sekarang Pintar-pintar Dalam Urusan Diving
Liga Inggris 9 Februari 2018, 19:21
-
Khedira Sebut Kane Lebih Berbahaya Dibanding Lewandowski
Liga Champions 9 Februari 2018, 14:23
-
Alderweireld Nyatakan Siap Ladeni Arsenal
Liga Inggris 9 Februari 2018, 14:20
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR