Bola.net - - Bek Chelsea David Luiz mengaku wajar timnya kalah dari Manchester City karena mereka sudah lama terbentuk sementara The Blues masih dalam proses adaptasi.
Chelsea kalah maha telak dengan skor 6-0 saat berhadapan dengan The Citizen. Kekalahan itu menjadi kekalahan terburuk The Blues dalam 28 tahun terakhir.
Kekalahan itu membuat banyak pihak mengkritik taktik Maurizio Sarri. Hal itu juga membuat posisi manajer asal Italia itu terancam.
Perbedaan Besar
Luiz mengatakan bahwa kekalahan atas City bisa dipahami. Sebab timnya belum sepadu tim asuhan Josep Guardiola tesebut.
Ia mengatakan bahwa City sekarang merupakan tim kelas dunia di mana para pemainnya telah bermain bersama-sama selama beberapa waktu. Ia pun meyakini jika skuat Chelsea diberi waktu lebih lama lagi, maka timnya akan bisa tampil lebih baik.
"Kami kalah melawan mungkin tim terbaik di dunia di Manchester City. Mereka lebih baik dari kami dari awal sampai akhir. Kami kalah di beberapa pertandingan karena itu adalah bagian dari proses," ujarnya seperti dilansir Goal International.
"Tim-tim yang ada di puncak klasemen sekarang adalah yang memiliki manajer yang telah berada di sana selama lebih dari tiga tahun. Ada perbedaan besar ketika Anda sudah memahami segalanya," ujarnya.
"Jadinya jauh lebih mudah untuk bermain sepakbola. Saya pikir kami berada di jalan yang benar untuk tetap meningkatkan kemampuan kami dan menjadi tim yang fantastis," tegasnya.
Buat Fans Bahagia
Kekalahan itu tentu membuat fans The Blues geram. Namun Luiz menegaskan ia dan rekan-rekannya akan berusaha untuk membuat mereka bahagia kembali.
"Ini normal. Saya telah bermain di klub-klub besar selama bertahun-tahun. Ketika Anda menang itu bagus, tetapi ketika Anda kalah, tidak ada yang akan bahagia, dan tekanan akan ada di sana. Kami bekerja bersama dan kami bekerja untuk mereka [para penggemar]," tuturnya.
"Kami akan mencoba untuk membuat mereka bahagia dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membuat mereka bahagia. Saya pikir kami harus positif dan berpikir tentang apa yang bisa kami lakukan sekarang karena masa lalu adalah masa lalu," serunya.
"Kami tidak dapat mengubahnya. Kami harus melakukan hal-hal yang bisa kami lakukan sekarang," tandasnya.
Berita Video
Berita video Arsenal yang tak beruntung saat menghadapi BATE di Borisov Arena pada leg I 32 besar Liga Europa 2018-2019, Kamis (14/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Lingard dan Martial, MU Diklaim Bakal Sulit Taklukan Chelsea
Liga Inggris 15 Februari 2019, 22:00
-
Chelsea vs Manchester United: Pujian Luiz untuk Solskjaer
Liga Inggris 15 Februari 2019, 21:49
-
Zidane Dinilai Tidak Akan Mau Latih Chelsea
Liga Inggris 15 Februari 2019, 21:40
-
Luiz: Chelsea Masih Dalam Proses
Liga Inggris 15 Februari 2019, 21:17
-
Sarri Masih Mendapat Dukungan Penuh dari Skuat Chelsea
Liga Inggris 15 Februari 2019, 20:12
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR