
Bola.net - Manchester City menghajar Arsenal tanpa ampun di Etihad Stadium, Sabtu (28/8/2021). Skor 5-0 menegaskan kekuatan pasukan Josep Guardiola.
Pertandingan kemarin terbilang berat sebelah. Arsenal sudah kesulitan sejak awal musim dan tampak tidak bisa mengimbangi level permainan yang ditunjukkan Man City.
Man City unggul 2-0 dalam 12 menit, lalu sisanya jadi bencana untuk Arsenal -- khususnya setelah kartu merah Granit Xhaka di babak pertama.
Arsenal memang bermasalah sejak awal musim. Namun, hasil ini lebih menunjukkan betapa kuatnya Man City musim ini.
Selalu cetak gol
10 - Manchester City have now opened the scoring in each of their last 10 Premier League meetings with Arsenal, with eight of those opening goals coming in the first 20 minutes of the start of those matches. Recurring.
— OptaJoe (@OptaJoe) August 28, 2021
Man CIty terbiasa menghajar tim mana pun. Namun, Arsenal punya tempat khusus sebagai lawan sang juara bertahan.
Menurut Opta, dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim ini di Premier League, Man City selalu mencetak gol terlebih dahulu. Bahkan 8 gol di antaranya terjadi dalam 20 menit pertama.
Catatan ini membuktikan ketimpangan level kedua tim. Dalam 10 pertemuan terakhir di EPL, atau sekitar 5-6 tahun terakhir, Arsenal berada di bawah level Man City.
2 gol dalam 12 menit
2 - Arsenal have fallen 2-0 behind within 12 minutes against Manchester City, the earliest they've conceded twice from the start of a Premier League match since December 2017 v Manchester United (11 minutes). Napping. pic.twitter.com/QqmGLD2cGJ
— OptaJoe (@OptaJoe) August 28, 2021
Arsenal mungkin bisa menahan Man City andai pertahanan mereka lebih baik. Namun, barisan bek The Gunners sudah kelimpungan sejak awal pertandingan.
Mereka kebobolan dua gol dalam 12 menit pertama. Ini jadi catatan buruk yang membuktikan masalah di lini belakang.
Menurut Opta, sejak Desember 2017 lalu, ini pertama kalinya Arsenal kebobolan dua gol di awal pertandingan (12 menit).
Sejarah Man City
10 - Manchester City are the third team in Premier League history to score 10 goals in their first two home matches in a season, after Arsenal in 2010-11 (10) and Manchester United in 2011-12 (11). Relentless.
— OptaJoe (@OptaJoe) August 28, 2021
Man City terus menyamai rekor-rekor terbaik dalam sejarah Premier League. Kemenangan kali ini juga membantu mereka mencapai torehan istimewa.
Menurut Opta, Man City adalam tim ketiga dalam sejarah Premier League yang bisa mencetak 10 gol dalam dua laga kandang pertama di musim baru.
Mereka menyamai Arsenal (2010/11) dan Manchester United (2011/12).
Grealish pembelian top
Selain ketangguhan Man City sebagai tim, Guardiola juga boleh puas dengan kontribusi masing-masing individu dalam timnya. Kali ini ada Jack Grealish yang tampaknya bakal jadi pembelian top.
17 - Since the start of the 2019-20 season, Jack Grealish has provided 17 Premier League assists; the only English player with more in this time is Trent Alexander-Arnold (21). Creative. pic.twitter.com/iHZmTWdKSn
— OptaJoe (@OptaJoe) August 28, 2021
Grealish membuat satu assist di laga ini dan menambah koleksinya jadi total 17 assist sejak awal musim 2019/20.
Torehan itu hanya kalah dari Trent Alexander-Arnold, bek Liverpool.
Sumber: Opta
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Bantai Arsenal, Pep Guardiola: Tuh Kan, City Emang Gak Butuh Beli Striker!
- Soal Kartu Merah Reece James: Terlalu Kejam atau Sudah Sesuai Aturan?
- Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Mohamed Salah
- Hasil Pertandingan Liverpool vs Chelsea: 1-1
- Dipermalukan City, Tanda Arsenal Bakal Terdegradasi di Musim 2021/22?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan MU, Ini Kandiat Kuat Juara Premier Legue 2021-22 Versi Rio Ferdinand
Liga Inggris 29 Agustus 2021, 16:45
-
Dibantai Man City, Tiga Pemain Arsenal Kena Semprot Ian Wright: Memalukan!
Liga Inggris 29 Agustus 2021, 16:30
-
Pesan Guardiola untuk Fans Arsenal Soal Arteta
Liga Inggris 29 Agustus 2021, 14:15
-
Manchester City 5 - 0 Arsenal: Meriam London Melempem
Liga Inggris 29 Agustus 2021, 12:23
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR