Bola.net - - Claudio Ranieri baru saja kehilangan posisinya sebagai pelatih klub Leicester City. Banyak simpati mengalir untuknya. Termasuk dari pelatih asal Italia, Roberto Mancini.
Mancini mengaku kagum dengan capaian Ranieri bersama Leicester. Eks pelatih Inter Milan ini meyakini bahwa gelar juara Premier League yang dipersembahkan oleh Ranieri untuk Leicester akan terus dikenang.
Bahkan untuk durasi waktu yang lama, hingga 2.000 tahun yang akan datang.
"Dia sudah melakukan sesuatu yang luar biasa besar, dalam 2.000 tahun, orang masih akan mengenang Ranieri. Pada akhirnya, itulah hal yang lebih penting," kata Mancini.
Ranieri kehilangan jabatannya usai musim lalu memberikan gelar juara Premier League pada Leicester. Prestasi terbaik dalam sejarah klub. Namun, musim ini Leicester terpuruk dan hanya unggul satu poin dari tim yang berada di zona degradasi.
Menurut Mancini, apa yang menimpa Ranieri itu menunjukkan kejamnya sepakbola modern. Segala sesuatu bisa berubah dengan seketika dan seorang pelatih tidak bisa menentangnya.
"Sayangnya, seperti inilah sepakbola. Jika Anda menang, Anda yang terbaik. Jika kalah, Anda akan menanggung resikonya."
"Kami para pelatih sudah mengetahuinya, ketika Anda mendapatkan pekerjaan ini, Anda selalu dalam kondisi yang menderita. Seorang pelatih harus membayar saat timnya kalah di waktu-waktu yang sulit. Begitulah hukum sepakbola," tutup Mancini.
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp: Liverpool Punya Rencana Hadapi Tim Defensif
Liga Inggris 24 Februari 2017, 23:49
-
Mancini: Ranieri Akan Dikenang Selama 2.000 Tahun
Liga Inggris 24 Februari 2017, 23:31
-
Mourinho Merasa Senasib dengan Ranieri
Liga Inggris 24 Februari 2017, 23:29
-
Lampard Akan Kembali ke Chelsea
Liga Inggris 24 Februari 2017, 23:21
-
Ini Alasan Klopp Mainkan Wijnaldum Lawan Spurs
Liga Inggris 24 Februari 2017, 22:51
LATEST UPDATE
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR