Bola.net - - Gelandang asal Portugal, Joao Mario, mengaku bahwa keputusan untuk pindah ke Inter Milan adalah keputusan terbaik yang ia buat musim panas kemarin.
Mario adalah salah satu komoditi transfer paling hot di Eropa pada musim panas lalu. Banyak klub yang mengincar servisnya. Namun pada akhirnya Sporting Lisbon merelakannya pindah ke Inter.
Gelandang plontos berusia 23 tahun itu pun mengaku keputusan untuk pindah ke Inter adalah keputusan terbaik yang ia buat, meski ia juga mengatakan dirinya sempat mengalami sedikit kendala dalam beradaptasi di negeri Spaghetti tersebut.
"Hal yang paling sulit adalah bahasa yang sangat berbeda dari Portugis. Sekarang saya mengerti hampir semuanya tetapi tidak mudah untuk mengucapkannya. Saya mengambil kelas untuk belajar bahasa," ujarnya pada Mediaset Premium.
"Saya banyak berpikir tentang pilihan untuk datang ke sini dan saya yakin itu yang terbaik bagi saya, karena ketika saya masih di Portugal saya ingin menemukan sesuatu yang berbeda," terangnya.
"Di sana, saya telah melakukan semua yang bisa saya lakukan dan sekarang saatnya untuk menjadi bahagia dan membantu klub untuk mencapai hasil yang bagus," seru Mario.
Baca Juga:
- Joao Mario Ingin Beri Hadian Fans Inter Kemenangan di Derby
- Joao Mario: Tak Ada Waktu Untuk De Boer
- Kebahagiaan Yang Tak Sempurna Bagi Joao Mario
- Highlights Serie A: Inter Milan 1-2 Cagliari
- Hasil Pertandingan Inter Milan vs Cagliari: Skor 1-2
- Kualitas Inter Dinilai Tak Jauh Dari Juventus
- Ini Posisi Terbaik Joao Mario Menurut Deco
- Deco: Joao Mario Bisa Bermain di Semua Klub Top
- Joao Mario: Inter Bisa Menangkan Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mario Tegaskan Inter Incar Kemenangan Lawan Milan
Liga Italia 18 November 2016, 22:57
-
Inter Limbung, Mario: Itu Bukan Salah De Boer Seorang
Liga Italia 18 November 2016, 22:01
-
Hart: Saya Tak Benci Guardiola
Liga Italia 18 November 2016, 21:46
-
Mario: Inter Adalah Pilihan Terbaik
Liga Inggris 18 November 2016, 19:57
-
Ambrosini: Inter di Posisi Lebih Tertekan Dalam Derby Della Madoninna
Liga Italia 18 November 2016, 19:24
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR