
Bola.net - Ketika Fabinho menjebol gawang Manchester City di menit ke-6, gemuruh Anfield kian riuh. Gol itu begitu penting untuk kepercayaan diri skuad The Reds, yang lantas bermain trengginas sampai akhir.
Ya, Liverpool memetik kemenangan krusial, Minggu (10/11/2019) malam WIB kemarin. Mereka menghajar Man City 3-1 di Anfiled, guna membuktikan siapa yang pantas jadi juara musim ini.
Fabinho menjadi satu pemain terpenting pada kemenangan tersebut. Gelandang Brasil ini telah memastikan statusnya sebagai salah satu pemain terpenting dalam tim Jurgen Klopp.
Karakter Fabinho terbukti tangguh, dia yang sempat kesulitan menemukan tempat, kini menjadi salah satu pemain tak tergantikan.
Pada musim 2017/18 lalu, Mohamed Salah layak dianggap sebagai pemain terbaik Liverpool. Status ini kemudian dipikul Virgil van Dijk musim lalu (2018/19), dan tampaknya diteruskan Fabinho musim ini.
Mengapa demikian? Apa yang membuat Fabinho begitu spesial? Mengutip Squawka, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pemain Langka
Fabinho merupakan salah satu gelandang langka. Dia bisa membaca permainan dengan baik dan punya kemampuan teknis luar biasa untuk mengimbangi kecerdasannya.
Fabinho pun multifungsi. Dia bisa mengatur tempo, bisa jadi gelandang jangkar, dan selalu bermain stabil. Dia bisa mendikte, menyapu bola, sekaligus melepaskan umpan matang yang membelah pertahanan lawan.
Fabinho doyan meminta bola di lini tengah, lalu melepaskan umpan lambung yang melewati barisan bek lawan. Kemampuannya ini telah menjadi salah satu senjata andalan Liverpool musim ini.
Umpan presisi seperti itu tidak mudah, tapi Fabinho telah berhasil menyempurnakannya. Hal ini terbukti pada assist Fabinho untuk gol Jordan Henderson ketika Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur awal musim ini.
Serbabisa
Fabinho begitu serbabisa di lini tengah, hingga membuat Liverpool seakan-akan bermain dengan satu pemain tambahan.
Absennya Fabinho jelas membuat The Reds kerepotan. Hal ini terbukti ketika Liverpool harus berjuang keras untuk mengalahkan Aston Villa 2-1 pekan sebelumnya. Saat itu Klopp memang sengaja mengistirahatkan Fabinho.
Teranyar, penampilan Fabinho ketika Liverpool menumbangkan Man City begitu luar biasa, level tinggi, bahkan dia mencetak satu gol untuk melengkapi performa tersebut.
Memiliki gelandang seperti Fabinho, sepertinya Liverpool punya modal kuat untuk jadi juara musim ini.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Hasil dan Klasemen Premier League 2019/2020: Liverpool tak Terbendung
- Kalah dari Liverpool, Masihkah Manchester City Bisa Juara Musim Ini?
- Liverpool vs Manchester City, Harusnya Tim Tamu Dapat Penalti?
- Skema Pertahanan Manchester City Dikritik Ahli Parkir Bus, Jose Mourinho
- Kontroversi VAR (Lagi) dan Pelajaran Lain dari Duel Liverpool vs Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Bisa Saja Jadi Manajer Manchester United, Namun Batal Karena Hal Ini
Liga Inggris 11 November 2019, 22:16
-
Raheem Sterling Mandul Lawan Liverpool, Ini Penjelasannya
Liga Inggris 11 November 2019, 21:49
-
Roy Keane Akui Bermain di Anfield Melawan Liverpool Itu Berat
Liga Inggris 11 November 2019, 21:23
-
Kompany Bungkam Roy Keane dan Mourinho Terkait Handball Trent
Liga Inggris 11 November 2019, 19:54
-
Fans Liverpool Bakal Suka Apa yang Dikatakan Arsene Wenger Ini
Liga Inggris 11 November 2019, 19:27
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR