
Bola.net - Selama ini, publik mungkin hanya tahu bahwa 'Busby Babes' berkaitan erat dengan tragedi Munich 1958. Tapi sebenarnya, siapa sajakah aktor di balik 'Busby Babes' Manchester United tersebut?
Delapan pemain Manchester United harus merenggangkan nyawa pada tragedi Munich 1958. Kejadian ini disebabkan oleh pesawat yang gagal terbang akibat situasi lintasan yang tidak memungkinkan.
Kala itu, Manchester United dalam perjalanan pulang usai menghadapi Red Star Belgrade di Serbia. Namun karena ketidakmampuan pesawat menempuh jarak jauh, mereka pun harus berhenti di Munich untuk mengisi bahan bakar.
Setelahnya, penerbangan hendak dilanjutkan. Sayangnya lintasan yang tertutup salju membuat pesawat tak bisa mencapai ketinggian yang diperlukan. Alhasil pesawat menabrak rumah terdekat di bandara dan meledak.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sekilas Soal 'Busby Babes'
Tujuh penggawa Manchester United pada saat itu tewas di lokasi kejadian. Sementara satu lainnya, Duncan Edwards, harus berpulang karena cedera fatal setelah menerima perawatan intensif di rumah sakit selama 15 hari.
Mereka yang berpulang tergabung dalam skuat Manchester United bernama 'Busby Babes'. Namun, sejak kapan nama 'Busby Babes' itu muncul?
Istilah 'Busby Babes' sendiri awalnya dimunculkan oleh editor kenamaan Manchester Evening News, Frank Nicklin, pada tahun 1951. Ia menggunakan istilah tersebut untuk melaporkan laga antara United melawan Liverpool.
Saat itu Manchester United sedang diasuh oleh Busby. Dan Busby kerap mengutamakan pemain-pemain yang berasal dari tim akademi. Pertaruhannya dengan pemain muda berhasil, karena MU sukses meraih serangkaian trofi dari berbagai ajang.
Keberhasilan Manchester United dalam memproduksi pemain muda tidak bisa lepas dari dua sosok berpengaruh. Joe Armstrong yang menemukan bibit-bibit muda, dan Jimmy Murphy mengasahnya hingga jadi permata untuk Busby.
Mengenal Matt Busby
Pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, tidak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya terhadap Busby. Baginya, butuh sebuah keberanian besar untuk mempercayai pemain muda di era 1950-an.
"Anda berada dalam industri yang semuanya tentang hasil, dan itulah kenapa kebanyakan pelatih harus bergantung kepada tim utama agar bisa mempertahankan pekerjaannya dan tidak ada yang salah dengan itu; memang begitulah kehidupan," ucap Ferguson.
"Membangun sebuah klub dengan pemain muda adalah hal yang paling berani, dan itulah hal yang paling tepat karena begitu anda memiliki fondasinya, anda jadi bisa bergantung kepada mereka selama bertahun-tahun."
Sebagaimana kebanyakan pelatih, Matt Busby dulunya juga seorang pesepakbola. Sayang karirnya terganggu Perang Dunia Pertama yang terjadi pada tahun 1939. Pada tahun 1945, ia menjadi pelatih Manchester United.
Butuh waktu tiga tahun sampai skuat yang dibangun Busby membuahkan hasil. Trofi perdananya berasal dari pentas FA Cup. Kesuksesan itu berlanjut di tahun 1952, di mana 'Busby Babes' menjuarai Divisi Utama untuk pertama kalinya.
Total enam gelar berhasil didapatkan Manchester United sebelum tragedi Munich terjadi. Namun apakah the Red Devils selesai pasca kejadian tersebut? Ternyata tidak, Busby masih bisa memberikan serangkaian kesuksesan pada Manchester United.
Enam trofi lagi berhasil didapatkan oleh Busby beserta skuatnya pasca tragedi tersebut. Sampai akhirnya Busby memutuskan untuk mengakhiri kiprah kepelatihannya pada tahun 1971.
Para 'Busby Babes'
Berikut adalah daftar nama yang dianggap sebagai bagian dari 'Busby Babes'. Termasuk mereka yang berpulang dalam tragedi Munich 1958.
- Geoff Bent
- Johnny Berry
- Jackie Blanchflower
- Roger Byrne
- Bobby Charlton
- Eddie Colman
- John Doherty
- Duncan Edwards
- Bill Foulkes
- Harry Gregg
- Mark Jones
- Wilf McGuinness
- Kenny Morgans
- David Pegg
- Albert Scanlon
- Tommy Taylor
- Dennis Viollet
- Liam Whelan
- Ray Wood
(Goal International)
Baca juga:
- Manchester United Intip Peluang Datangkan Federico Chiesa
- Profil Jaap Stam: De Rots van Kampen yang Dilepas Sir Alex Ferguson di SPBU
- Curhat Istri Angel Di Maria: Fans Real Madrid Ejek Suami Saya Serdadu Bayaran
- Cerita Patrice Evra: Latihan Pertama di MU, Ronaldo Tengkar dengan Ruud van Nistelrooy
- Tolak Manchester United, Timo Werner Ngotot Ingin Gabung Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Ditolak, MU Masih Pepet Timo Werner
Bundesliga 6 Mei 2020, 21:53
-
Luke Shaw Nikmati Persaingannya dengan Brandon Williams
Liga Inggris 6 Mei 2020, 20:10
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR