
Bola.net - Tottenham kembali menelan hasil buruk di Premier League. Setelah kalah dari Newcastle, klub ini memecat manajer sementaranya, Cristian Stellini. Kini, Ryan Mason akan mengambil alih peran manajer sementara di musim ini.
Pada Senin (24/4/2023), Newcastle berhasil membantai The Lilywhites. Tidak tanggung-tanggung, skor berakhir menjadi 6-1, bahkan lima gol pertama terjadi dalam durasi 21 menit saja.
Hasil laga terakhir Spurs tersebut membuat peluang untuk menembus zona Liga Champions kian mengecil. Dalam klasemen Premier League sendiri, The Lilywhites baru mengoleksi 53 poin, masih tertinggal empat poin dengan Manchester United di posisi keempat.
Ini memang bukan hasil buruk pertama Spurs, dan Ryan Mason juga bukan manajer sementara pengganti pertama pada musim ini. Sebelumnya, Cristian Stellini juga menggantikan pelatih Tottenham yang berperan dalam 16 bulan terakhir.
Dengan demikian, Spurs sudah memecat dua manajer mereka dalam satu musim ini. Lalu, siapakah sosok Ryan Mason, manajer interim baru Tottenham ini?
Mantan Pemain Tottenham

Ryan Mason menjadi pelatih bukan tanpa pengalaman. Mason dulunya merupakan mantan pemain Tottenham juga. Pelatih 31 tahun ini bahkan sudah banyak mengabdi untuk The Lilywhites.
Karier juniornya dimulai dengan masuk ke skuad Spurs U18. Hingga 2009, Mason masuk ke skuad profesional Tottenham, tepatnya pada 1 Juli 2009. Ia bermain di posisi gelandang tengah, dan tercatat hadir dalam 70 laga selama berseragam The Lilywhites, hingga akhirnya memutuskan pensiun pada 2018.
Kali Kedua Jadi Caretaker Tottenham

Dengan ditunjuk sebagai manajer sementara, Ryan Mason memiliki bekal dari pengalaman sebelumnya. Mason sudah pernah mengasuh Spurs.
Mulanya, ia menjadi asisten manajer di bawah John McDermott pada 2019 sebagai debut kepelatihannya. Mason kemudian menjadi kepala pelatih akademi Tottenham. Hingga 20 April 2021, ia ditunjuk sebagai manajer Spurs, yang membuat ini menjadi kali kedua menjadi caretaker Tottenham.
Asisten Antonio Conte dan Cristian Stellini

Setelah menjadi caretaker Tottenham dari April 2021 hingga Juni 2021, Ryan Mason kembali membantu klub sejak masa juniornya itu. Pada 4 November 2021 lalu, Mason ditunjuk sebagai asisten Antonio Conte yang khusus berperan sebagai pelatih teknis.
Setelah menjalani 78 laga yang naik turun bersama Conte, Mason kembali ditunjuk sebagai asisten pengganti Conte, Cristian Stellini. Ia memulai tugasnya sebagai asisten manajer Stellini sejak 26 Maret 2023 lalu. Hanya dalam empat laga, kini Mason menggantikan peran Stellini terhitung pada 24 April 2023 ini.
Rekor Apik Sebagai Caretaker Tottenham (M4, K3)

Ryan Mason ditunjuk sebagai caretaker Tottenham bukan tanpa alasan. Selain pengalamannya, Mason juga memiliki rekor yang terbilang apik selama bertugas merancang kemenangan bagi The Lilywhites.
Pada 20 April 2021 hingga 30 Juni 2021, ia berperan sebagai manajer Spurs. Dalam 71 hari tersebut, ia mendampingi skuad menjalani tujuh pertandingan. Pelatih 31 tahun itu menggunakan 21 pemain bergiliran. Dari hasilnya, tercatat The Lilywhites meraih empat kemenangan dan tiga laga kalah. Berkatnya, Spurs mengoleksi 12 poin.
Sumber: Transfermarkt, WhoScored
Penulis: Etza Niki Thalita (Peserta program Magang Merdeka 2023)
Klasemen Premier League
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jangan Lewatkan, 5 Momen Terbaik Kala Newcastle Geprek Tottenham
- Kocak! Tottenham Berencana Ganti Manajer Interim dengan Manajer Interim Lainnya
- Prinsip Manchester United untuk Datangkan Harry Kane: Lebih Cepat, Lebih Baik
- Usai 'Digeprek' Newcastle, Tottenham Resmi Pecat Cristian Stellini
- Waduh, Bruno Fernandes Bakal Absen Lawan Tottenham?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Ryan Mason, Caretaker Baru Tottenham yang Gak Baru-baru Amat
Liga Inggris 25 April 2023, 12:04
-
Antonio Conte Benar Soal Tottenham yang Problematik
Liga Inggris 24 April 2023, 06:45
-
Rencana Hengkang Jose Mourinho Jadi Kabar Baik untuk Antonio Conte
Liga Italia 19 April 2023, 00:15
-
CLBK Part 2, Chelsea Tertarik Pekerjakan Antonio Conte Lagi?
Liga Inggris 6 April 2023, 18:20
LATEST UPDATE
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR