
Bola.net - Chelsea baru saja menunjuk Frank Lampard sebagai manajer baru hingga akhir musim 2022/2023. Padahal, pada 2021 lalu, The Blues sempat memberi memori buruk ketika memecat Lampard dengan cara yang kurang lazim.
Lampard dan Chelsea punya hubungan yang spesial. Sebelum ditunjuk sebagai manajer pada periode 2019 hingga 2021, Lampard menoreh tinta emas bersama Chelsea sebagai pemain.
Lampard menjadi bagian dari kejayaan The Blues di bawah kendali Roman Abramovich. Tiga gelar Premier League diraih. Tidak kalah penting, Lampard juga membawa Chelsea menjadi juara Liga Champions musim 2011/2012.
Setelah pensiun, Lampard tak langsung menjadi manajer Chelsea. Pria kelahiran 20 Juni 1978 itu lebih dulu melatih Derby County. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pemecatan Lampard yang Tragis!
Bagi fans Chelsea, Lampard adalah nama yang mustahil dilupakan. Sebagai pemain, Lampard adalah bagian paling penting dari era kejayaan. Namun, sebagai manajer, Lampard belum bisa dibilang sukses.
Setelah ditunjuk sebagai manajer pada Juni 2019, Chelsea menunjukkan tanda akan mendepak Lampard pada Desember 2020. Performa The Blues memburuk dengan ditandai kekalahan lawan Arsenal. Situasi makin buruk setelah pergantian tahun.
Chelsea kalah dari Manchester City dan Leicester. The Blues hanya dua kali menang pada delapan laga terakhir.
Akhirnya, pada Senin (25/1/2021) pagi WIB, direksi Chelsea memanggil Lampard untuk datang ke Stamford Bridge. Dua petinggi klub yakni Bruce Buck dan Marina Granovskaia sudah menunggu Lampard, dengan sepucuk surat pemecatan di tangan.
Diajak Sarapan, Lalu Dipecat

The Athletic melaporkan pertemuan antara Lampard dengan Buck dan Granovskaia berjalan cukup ramah pada awalnya. Pertemuan tersebut digelar pada jam 9 pagi waktu setempat, tepat pada waktu sarapan.
Hanya saja, situasi kemudian memburuk ketika Buck dan Granovskaia membahas poin utama pertemuan. Lampard tahu akan dipecat, tetapi kaget dengan suasana yang dihadapi.
Lampard tidak mendapat izin untuk datang ke Cobham, markas latihan Chelsea. Lampard tidak diperbolehkan berpamitan dengan para pemain. Padahal, pada siang hari, Lampard berencana untuk bertemu dengan Thiago Silva dan kolega saat sesi latihan.
Lampard tak Ungkit Masa Lalu

Ada perpisahan yang pahit antara Lampard dan Chelsea pada 2021 lalu. Akan tetapi, Lampard tidak keberatan untuk menerima pinangan Chelsea lagi. Lampard juga tak mau membahas soal masa lalu dan senang bisa kembali.
"Saya pikir peran (pelatih sementara) berbicara untuk dirinya sendiri, dalam periode saya di sini. Saya tidak maju ke mana-mana. Saya ingin melakukan yang terbaik yang saya bisa dengan cara sebaik mungkin," jelas Lampard.
Sumber: The Athletic, Metro
Klasemen Premier League 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Penunjukan Frank Lampard Jadi Manajer Interim Sudah Tepat
Liga Inggris 7 April 2023, 18:10
-
Menanti Cara Frank Lampard Maksimalkan Mason Mount
Liga Inggris 7 April 2023, 17:05
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR