"Saya harap kepada seluruh suporter baik Maung Bandung dan Laskar Sriwijaya, maupun suporter yang akan menjadi tuan rumah pelaksana final yakni Jakmania, mari bersatu. Mari kita jaga perdamaian sebagai langkah awal dalam tata kelola sepak bola yang lebih baik," tutur Menpora Imam yang dijadwalkan akan mendampingi Presiden Joko Widodo menyaksikan laga final Piala Presiden 2015.
Imam melanjutkan bahwa sikap The Jakmania yang berjanji tidak akan melakukan pengerahan massa dalam pertandingan final Piala Presiden menjadi angin segar.
Karena itu, Jakmania juga harus bisa mengendalikan anggotanya dan ikut mencegah jika ada kelompok suporter yang melenceng dan bisa merusak nama Jakmania.
"Gesekan antar suporter di masa lalu, biarlah kita jadikan pembelajaran dan pengalaman untuk mengambil sikap di masa depan. Bahwa persatuan dan kesatuan antar suporter menjadi penting untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Sepak bola Yes, tawuran suporter No," tegas Meteri asal Bangkalan, Madura tersebut.
Pada kesempatan ini, Menpora mengucapkan terimakasih kepada semua pihak. Khususnya yakni, Panglima TNI, Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolda Jawa Barat Moechgiyarto atas dukungan penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban sebelum dan setelah Final Piala Presiden.
Menpora juga mengingatkan kepada seluruh ofisial tim dan suporter yang klub kesayangannya bertanding final Piala Presiden untuk menunjukan sikap profesional.
"Kita semua harus mengedepankan sportivitas, fair play, berjiwa besar untuk siap kalah dan menang. Saya ucapkan selamat kepada kedua tim yang akan berlaga di Final Piala Presiden baik Persib maupun Sriwajaya," tandas Menteri asal PKB tersebut.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Himbau Seluruh Suporter Untuk Bersatu
Liga Inggris 17 Oktober 2015, 16:50
-
Menpora Kecam Aksi Sweeping Anarkis Pendukung Persija
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 16:46
-
Inilah Tips Agar Bobotoh Sampai di Jakarta dengan Aman
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 15:52
-
Persib Main di GBK, Jakarta Siaga Satu
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 10:20
-
Gelar Sweeping Bobotoh, Massa Sampai Bertindak Anarkis
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 03:55
LATEST UPDATE
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR