Meski Kalah di Final UCL, Mikel Arteta Tetap Bangga dengan Pencapian Arsenal

Meski Kalah di Final UCL, Mikel Arteta Tetap Bangga dengan Pencapian Arsenal
Mikel Arteta menghibur Eberechi Eze usai kegagalan di final Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Petr Josek

Bola.net - Manajer Arsenal, Mikel Arteta mengomentari kekalahan timnya di final Liga Champions 2025/2026. Ia menyebut bahwa ia bangga dengan perjuangan timnya meski mereka tumbang di partai puncak.

Arsenal baru saja mengunjungi Puskas Arena, Budapest. Mereka memainkan partai final Liga Champions musim 2025/2026 di mana lawan yang mereka hadapi adalah sang juara bertahan, PSG.

Di laga ini, Arsenal memimpin terlebih dahulu berkat gol Kai Havertz. Namun di babak kedua PSG berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat penalti Ousmane Dembele dan laga dilanjutkan hingga babak adu penalti.

Di babak adu penalti, penendang terakhir Arsenal, Gabriel Magalhaes gagal melakukan tugasnya. Alhasil Arsenal kalah 4-3 dari PSG dan Les Parisien berhasil menjuarai back to back Liga Champions.

Simak komentar lengkap sang manajer di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Sulit Diterima

Reaksi kecewa pemain Arsenal usai gagal di final Liga Champions melawan PSG, 30 Mei 2026. (c) AP Photo/Vadim Ghirda

Reaksi kecewa pemain Arsenal usai gagal di final Liga Champions melawan PSG, 30 Mei 2026. (c) AP Photo/Vadim Ghirda

Diwawancarai UEFA seusai pertandingan final tersebut, Arteta mengakui kekalahan tersebut sangat sulit untuk diterima dirinya dan juga anak asuhnya.

Ia menyebut bahwa timnya sudah bekerja keras sepanjang musim dan berhasil tidak terkalahkan dari awal hingga semifinal. Namun sayang mereka harus menelan kenyataan pahit dan menelan kekalahan pertama di UCL musim ini justru di partai final.

"Ya, kekalahan ini sangat sulit untuk kami terima karena kami begitu konsisten di kompetisi ini dari awal hingga final. Namun pada akhirnya kami harus kehilangan trofi ini karena kalah di babak adu penalti," ujar Arteta.

2 dari 4 halaman

Tetap Bangga

Selebrasi pemain Arsenal merayakan gol Kai Havertz ke gawang PSG di Final Liga Champions, 30 Mei 2026. (c) AP Photo/Andreea Alexandru

Selebrasi pemain Arsenal merayakan gol Kai Havertz ke gawang PSG di Final Liga Champions, 30 Mei 2026. (c) AP Photo/Andreea Alexandru

Lebih lanjut, Arteta sendiri enggan mencari kambing hitam atas kekalahan mereka di final itu. Arteta menyebut bahwa timnya sudah memberikan segalanya sepanjang musim ini dan itu sangat ia apresiasi.

"Ya, ini sesuatu yang sulit diterima namun saya benar-benar bangga dengan apa yang sudah tim ini lakukan musim ini," lanjut Arteta.

"Saya benar-benar terhormat bisa menangani tim ini dengan pemain-pemain hebat di dalamnya. Mereka benar-benar memberikan segalanya untuk lambang di dada ini," pungkas sang manajer.

3 dari 4 halaman

Masih Puasa

Declan Rice mendapatkan medali usai laga final Liga Champions 2025/2026 antara PSG vs Arsenal (c) AP Photo/Petr Josek

Declan Rice mendapatkan medali usai laga final Liga Champions 2025/2026 antara PSG vs Arsenal (c) AP Photo/Petr Josek

Kegagalan di final Liga Champions musim ini membuat Arsenal masih harus puasa gelar Liga Champions.

Mereka belum memenangkan satupun trofi Liga Champions, di mana ini final kedua mereka setelah tahun 2005 silam.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL