
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Michael Owen. Mantan penyerang Manchester United itu mengaku sempat meremehkan kemampuan Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi manajer Setan Merah.
Pada bulan Desember 2018, Manchester United melakukan sebuah langkah yang mengejutkan. Mereka memutuskan memecat Jose Mourinho setelah Setan Merah dipermalukan oleh Liverpool.
Hanya selisih beberapa hari, Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk menjadi caretaker Manchester United. Di bulan Maret 2019, manajer asal Norwegia itu diangkat menjadi manajer permanen MU setelah pada saat itu Setan Merah menunjukkan performa yang apik.
Namun perjalanan Solskjaer sebagai manajer permanen MU tidak berjalan mulus. Setan Merah mulai sering menelan hasil buruk, dan di awal musim kemarin mereka sempat nyaris masuk zona degradasi. Tak ayal sejumlah pendukung MU mendesak klub untuk memecat sang manajer.
Baca pengakuan lengkap Owen terkait pandangannya terhadap Solskjaer di bawah ini.
Tidak Berkembang
Owen secara terbuka mengaku tidak habis pikir pertama kali Manchester United menunjuk Solskjaer sebagai manajer permanen mereka.
Owen menyebut bahwa pada awalnya ia meragukan bahwa Solskjaer adalah sosok yang tepat untuk membawa MU menjadi penantang gelar lagi.
"Saya harus mengakui bahwa saya mempertanyakan penunjukkan Solskjaer sebagai manajer MU, karena saya merasa tim ini tidak berkembang di bawah asuhannya," ujar Owen kepada ESPN FC.
Tunjukkan Kualitas
Namun Owen mengakui bahwa ia telah salah menilai sosok 46 tahun tersebut.
Ia menyebut bahwa Solskjaer saat ini sudah membuktikan bahwa ia memang sosok yang layak untuk menangani Manchester United.
"Sekitar satu atau dua bulan yang lalu, sebelum kompetisi dihentikan, saya mulai berpikir bahwa apa yang ia [Solskjaer] kerjakan saat ini sudah benar. Ia mulai membangun sebuah tipe tim yang berbeda yang tidak mereka miliki beberapa tahun yang lalu." ujarnya.
Performa Apik
Sebelum kompetisi dihentikan sementara, Manchester United menunjukkan performa yang impresif.
Mereka menjalani 11 laga tanpa kekalahan, di mana mereka mencetak 29 gol dan kebobolan dua gol saja dari 11 laga tersebut.
(ESPN FC)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Owen: Saya Salah Menilai Ole Gunnar Solskjaer
Liga Inggris 30 April 2020, 22:30
-
Michael Owen: Akhirnya MU Tidak PHP Lagi
Liga Inggris 30 April 2020, 21:20
-
MU Bisa Malu Sendiri Jika Rekrut Jadon Sancho, Kok Bisa?
Liga Inggris 30 April 2020, 21:00
-
Hadirnya Bruno Fernandes Membuat Fred Pede Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
Liga Inggris 30 April 2020, 20:47
-
Chelsea Inginkan Dean Henderson, MU Katakan Tidak!
Liga Inggris 30 April 2020, 20:40
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR