
Bola.net - Mikel Arteta memberikan pujian kepada wasit Chris Kavanagh setelah keputusan kontroversial yang menganulir gol West Ham di menit akhir laga kontra Arsenal, Minggu (10/5/2026). Menurut Arteta, keputusan tersebut menjadi momen krusial yang bisa menentukan perburuan gelar Premier League musim ini.
Arsenal berhasil mengamankan kemenangan dramatis berkat gol telat Leandro Trossard. Namun, kemenangan itu sempat berada di ujung tanduk ketika Callum Wilson mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-95.
Situasi berubah setelah VAR Darren England meminta Kavanagh meninjau ulang insiden di monitor pinggir lapangan. Setelah melihat tayangan berulang kali, sang wasit memutuskan gol tersebut tidak sah karena Pablo dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya.
Pujian Arteta untuk Kavanagh

Arteta menyebut keputusan tersebut sebagai tindakan berani di tengah tekanan besar pertandingan.
“Ini keputusan yang sangat berani dan konsisten dengan apa yang mereka bicarakan sepanjang musim,” ujar Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku selama ini cukup sering mengkritik kinerja wasit. Namun kali ini, ia merasa keputusan VAR dan wasit layak diapresiasi karena memberikan kejelasan di momen penting.
“Ketika melihat tayangannya, itu jelas sebuah pelanggaran. Gol memang harus dianulir. Mereka mengambil keputusan besar dalam situasi yang sangat sulit,” lanjutnya.
Arteta Soroti Tekanan untuk Wasit

Kemenangan tersebut membuat Arsenal semakin dekat dengan gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun terakhir. The Gunners kini hanya perlu memenangkan dua laga tersisa melawan Burnley dan Crystal Palace untuk memastikan trofi jatuh ke tangan mereka.
Arteta juga menyoroti besarnya tekanan yang dihadapi para pengadil lapangan dalam pertandingan berlevel tinggi seperti ini.
“Saya kini sadar betapa sulitnya pekerjaan wasit. Satu keputusan bisa menentukan sejarah dua klub besar yang sedang berjuang mencapai target mereka,” katanya.
Kekecewaan Espirito Santo

Di sisi lain, pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Kekalahan itu membuat timnya semakin dekat ke zona degradasi.
Menurut Nuno, standar pelanggaran di Premier League masih membingungkan banyak pihak.
“Banyak tarik-menarik dan kontak fisik seperti pertandingan gulat. Tidak ada yang benar-benar paham mana pelanggaran dan mana yang bukan,” ujar Nuno.
Ia juga meminta wasit dan VAR lebih transparan dalam menjelaskan alasan di balik setiap keputusan penting.
Momen yang Bisa Diperdebatkan

Sementara itu, kapten West Ham, Jarrod Bowen, menilai insiden tersebut masih bisa diperdebatkan.
“Anda bisa melihat ulang selama lima menit hanya untuk mencari sesuatu. Kiper memang tidak boleh dijatuhkan, tetapi mereka juga harus siap menerima kontak,” kata Bowen.
Dari kubu Arsenal, Trossard mengungkapkan rasa bahagianya setelah mencetak gol kemenangan yang berpotensi menjadi penentu gelar musim ini.
“Ketika bola masuk, saya merasakan kegembiraan luar biasa. Ini mungkin akan menjadi momen yang kami kenang sebagai titik penentu gelar, tetapi kami belum boleh terlena,” ujar pemain asal Belgia itu.
Arsenal kini berada dalam posisi sangat menguntungkan dalam persaingan juara, meski tekanan dari Manchester City masih terus membayangi hingga pekan terakhir musim.
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 9-12 Mei 2026
Liga Inggris 11 Mei 2026, 17:01
-
Ada Jasa VAR Andai Arsenal Benar Jadi Juara
Liga Inggris 11 Mei 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Menunggu Revolusi Besar-besaran Real Madrid
Liga Spanyol 11 Mei 2026, 19:19
-
Murka Anfield Terhadap Arne Slot
Liga Inggris 11 Mei 2026, 18:28
-
Piala Dunia 2026 Terancam Sepi!
Piala Dunia 11 Mei 2026, 17:30
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Ceko 2026 di Vidio, 15-17 Mei 2026
Otomotif 11 Mei 2026, 17:07

























KOMENTAR