
Bola.net - Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, tampak terkesan dengan performa trio Arsenal pada akhir pekan kemarin. Namun ia memiliki beberapa catatan penting yang diyakini bisa menambah daya gedor mereka.
Trio Arsenal yang dimaksud terdiri atas Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Nicolas Pepe. Ketiganya dimainkan secara berbarengan sejak menit awal untuk pertama kalinya saat the Gunners bertemu Tottenham di Premier League, Minggu (9/1/2019).
Pertandingan tersebut berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Lini belakang yang keropos membuat Arsenal harus tertinggal dua gol lebih dulu sampai menjelang babak pertama selesai.
Beruntung, trisula maut Arsenal berhasil membuat perbedaan. Dimulai dari gol Lacazette yang dibantu Pepe, kemudian aksi Aubameyang pada babak kedua, the Gunners pun berhasil mengejar defisit dua gol dan memaksa pertandingan berakhir dengan kedudukan seri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Wejangan Mourinho
Penampilan perdana trio Arsenal itu berhasil membuat Mourinho kagum. Meskipun demikian, pelatih asal Portugal tersebut memiliki beberapa catatan penting yang wajib diperhatikan Unai Emery soal ketiganya, terutama untuk Aubameyang.
"Saya pikir mereka adalah pemain yang sangat bagus dan normalnya harus berada di lapangan secara bersama," buka Mourinho kepada Sky Sports. "Saya pikir Aubameyang mungkin senang bermain di tengah karena merasa bisa mencetak lebih banyak gol," sambungnya.
"Namun mungkin, ia bisa mencetak gol lebih banyak jika dimainkan di sisi kiri. Apa yang terjadi di Liverpool adalah [Roberto] Firmino mundur, masuk ke antar lini, lalu memberikan ruang untuk [Mohamed] Salah dan [Sadio] Mane untuk menyerang secara diagonal. Saya bisa melihat Aubameyang bermain di sisi kiri Liverpool dan mencetak banyak gol," lanjutnya.
Opsi Permainan Lainnya
Tetapi, Mourinho sadar bahwa skema yang ada di kepalanya tersebut tak bisa diterapkan di Arsenal pada saat ini. Pria yang juga pernah menukangi Real Madrid tersebut merasa Lacazette tak memiliki atribut yang sepadan dengan Firmino.
"Lacazette tak memiliki kualitas itu, namun mereka memiliki dua opsi. Satu adalah bermain, tidak seperti hari ini dengan tiga gelandang yang berada hampir segaris, bermain seperti yang mereka lakukan pada 10 atau 20 menit terakhir dengan dua gelandang bertahan dan satu No.10 yang bisa membantu ketiganya tanpa harus menaruh Lacazette di antar lini," tambahnya.
"Situasi lain yang sangat memungkinkan adalah membawa Pepe masuk ke dalam dari sisi kanan. Di zaman sekarang, banyak tim menggunakan empat bek, namun membangun dengan tiga di belakang, dan dengan melakukan itu mereka bisa menaruh, sebagai contoh bek kanan, benar-benar melebar sampai hampir menjadi winger dan membuat winger bisa menusuk ke dalam," lanjutnya lagi.
"Jadi bila Pepe bermain lebih ke dalam, dia bisa memberikan asupan umpan diagonal kepada Lacazette dan melakukan seperti yang Guendouzi lakukan di gol terakhir [untuk Aubameyang], Pepe melakukannya dari sisi kanan dengan kaki kiri untuk menemukan Lacazette dalam garis diagonal," tandasnya.
(Metro News)
Baca Juga:
- Trisula Arsenal Akhirnya Dimainkan Berbarengan, Tanggapan Aubameyang?
- Resmi, Arsenal Lepas Henrikh Mkhitaryan ke AS Roma
- Kisah Unik Guendouzi, Dipanggil Masuk Timnas Prancis Saat Lagi Asyik Tidur Siang
- Gagal Menang Lawan Tottenham Bikin Aubameyang Tidak Senang
- Leno Nilai Lini Serang Arsenal Sangat Tajam, Tapi Lini Belakang Payah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Move On Dari Arsenal, Henrikh Mkhitaryan Siap Memulai Babak Baru di AS Roma
Liga Italia 3 September 2019, 20:20
-
Tren Buruk Arsenal Berlanjut, Unai Emery Diminta Mainkan Mesut Ozil
Liga Inggris 3 September 2019, 18:00
-
Kagetnya Matteo Guendouzi Dipanggil ke Timnas Senior Prancis
Piala Eropa 3 September 2019, 17:00
-
Bernd Leno: Arsenal Lebih Bagus Daripada Tottenham
Liga Inggris 3 September 2019, 15:40
-
Sama-Sama Dibuang ke Italia, Ini Perbedaan Alexis Sanchez dengan Mkhitaryan
Liga Italia 3 September 2019, 14:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR