Bola.net - - Manajer Manchester United Jose Mourinho menyebut Luke Shaw, Anthony Martial, Jesse Lingard, dan Marcus Rashford sebagai pemain yang tak dewasa dan tak berkarakter.
Musim ini performa MU tak konsisten. Setan Merah pun akhirnya terpuruk di papan tengah, tepatnya di posisi delapan dengan raihan 20 poin dari 12 laga.
Situasi ini membuat Mourinho berada dalam tekanan besar. Karirnya di Old Trafford bahkan disebut berada di ujung tanduk.
Mourinho tentu sudah berusaha untuk bisa membuat skuatnya bangkit. Salah satu caranya adalah dengan mengkritik anak-anak asuhnya secara terbuka.
Penilaian Mourinho
Jelang laga lawan Crystal Palace, Mourinho menyuarakan keprihatinannya tentang empat anggota kunci dari skuatnya saat ini. Ia yakin empat pemain itu telah menghamburkan potensi besar mereka.
"Mereka kurang dewasa," serunya kepada Univision. "Saya bukan pemain, jelas, tetapi ketika saya mengatakan kedewasaan saya maksud pada tingkat pribadi. Kami memiliki lebih banyak pria, kami lebih dewasa, kami lebih siap untuk hidup, kami kurang terlindungi."
"Dalam bahasa Inggris mereka menyebutnya 'manja', 'anak-anak manja'. Anak-anak kita lebih dimanjakan daripada kita oleh orang tua kita. Kita lebih dewasa, kita lebih siap. Untuk anak muda sekarang, kehidupannya berbeda pada tingkat sosial, dibandingkan dengan kita," cetusnya.
“Orang-orang yang mengelilingi para pemain, yang melindungi mereka terlalu banyak, yang memberi mereka - menurut saya - terlalu perhatian terlalu besar, terlalu banyak alasan. Selalu ada alasan untuk semuanya," ketusnya.
Tak Berkarakter
Lebih lanjut, Mourinho menyebut para pemain ini tak punya nyali dan karakter. Hal itu sangat disayangkan karena mereka sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar.
“Luke Shaw, yang merupakan bek kiri dari tim nasional, yang tiba di sana [di United] dua tahun sebelum saya. Ia tidak tahu cara bertanding. Ia punya potensi besar, ya, tapi ia tidak tahu cara bertanding," serunya.
“Kami berbicara tentang Luke Shaw, Martial, Lingard, Rashford - muda, potensi besar," ujar Mourinho.
"Tapi pada akhirnya itu menghasilkan kata yang tidak bisa saya katakan [cojones/nyali], tetapi Anda banyak menggunakannya di sini... karakter, kepribadian, mereka kurang sedikit agresi alami," cetusnya.
Berita Video
Berita video gol-gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 sebelum menghadapi Filipina pada laga terakhir Grup B.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan MU vs Crystal Palace: Skor 0-0
Liga Inggris 24 November 2018, 23:57
-
Lazio Berikan Diskon Untuk Sergej Milinkovic-Savic
Liga Inggris 24 November 2018, 18:20
-
Selama Ada Jose Mourinho, Marcus Rashford Dinilai Tidak Akan Berkembang
Liga Inggris 24 November 2018, 18:00
-
Marcus Rashford Dinilai Belum Layak Gabung Real Madrid
Liga Inggris 24 November 2018, 17:40
-
Ketahuan Nonton Pertandingan Timnas Belgia, Begini Kilah Jose Mourinho
Liga Inggris 24 November 2018, 17:20
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR