Bola.net - Frank Lampard mengawali kiprahnya sebagai manajer Chelsea di Premier League dengan pahit. Pasukannya tumbang 0-4 di markas sang rival Manchester United. Ini adalah salah satu kekalahan terburuknya, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Chelsea dipermak Manchester United (MU) 0-4 di Old Trafford pada pekan perdana Premier League 2019/20, Minggu (11/8/2019).
Gol-gol MU dicetak oleh Marcus Rashford (18'-pen, 67'), Anthony Martial (65'), dan pemain pengganti Daniel James (81'). Chelsea tak berdaya dan dipaksa pulang dengan tangan hampa.
Ini adalah awal yang sempurna buat MU, tapi merupakan awal yang pahit buat Lampard dan Chelsea.
Debut Menyesakkan Lampard
Lampard adalah mantan pemain Chelsea periode 2001-2014. Eks gelandang Inggris itu menjadi manajer Chelsea mulai musim ini.
Laga pertamanya sebagai manajer Chelsea di Premier League adalah lawatan ke Old Trafford, dan ini berakhir pahit.
4-0 - As well as being the joint-heaviest managerial defeat of his career so far, Frank Lampard has suffered the heaviest defeat by a Chelsea manager in their first game in charge since Danny Blanchflower lost 7-2 at Middlesbrough in December 1978. Crying. #MUNCHE pic.twitter.com/QbBlZBFMSh
— OptaJoe (@OptaJoe) August 11, 2019
Kekalahan 0-4 di markas MU ini tercatat sebagai satu dari dua kekalahan terbesar Lampard sebagai manajer.
Sebelumnya, Lampard juga menelan kekalahan 0-4 ketika melawan tuan rumah Aston Villa di Championship, yaitu pada 2 Maret 2019. Lampard mengalami itu bersama Derby County, klub pertama yang dilatihnya sebelum Chelsea.
Kekalahan 0-4 Lampard di markas MU juga tercatat sebagai kekalahan terburuk oleh seorang manajer Chelsea dalam laga resmi perdananya, sejak Danny Blanchflower yang kalah 2-7 melawan tuan rumah Middlesbrough pada Desember 1978.
Old Trafford, April 2000
Kekalahan 0-4 di markas MU pun tercatat sebagai kekalahan terburuk Lampard di Premier League sejak April 2000, ketika masih bermain.
7-1 - This was Frank Lampard heaviest defeat in the Premier League since he featured for the full 90 minutes in West Ham United’s 7-1 defeat to Manchester United at Old Trafford in April 2000. Hammered. pic.twitter.com/udmpr1dAo0
— OptaJoe (@OptaJoe) August 11, 2019
Kekalahan yang dimaksud adalah kekalahan 1-7 pada 1 April 2000. Waktu itu, Lampard bermain penuh 90 menit memperkuat West Ham. Lawannya waktu itu juga MU, dan di Old Trafford.
MU sepertinya memang bukan lawan yang menyenangkan buat Lampard.
Sumber: OptaJoe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikritik Mourinho, Azpilicueta Bela Abraham dan Mount
Liga Inggris 12 Agustus 2019, 22:41
-
Cetak Gol di Laga Debut, Daniel James: Ini Mimpi yang Jadi Nyata!
Liga Inggris 12 Agustus 2019, 22:00
-
Merson Heran dengan Keputusan Lampard Mainkan Kante
Liga Inggris 12 Agustus 2019, 21:49
-
Bekuk Chelsea, Solskjaer Puji Marcus Rashford
Liga Inggris 12 Agustus 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR