Dalam pertandingan yang digelar di Old Trafford, tuan rumah sempat unggul empat gol terlebih dahulu di babak pertama. Meski tampil dominan, mereka tidak sanggup mencetak gol tambahan di paruh kedua, sebelum akhirnya harus menerima satu gol balasan dari Demarai Gray.
"Itu adalah penampilan yang bagus. Lebih sulit untuk menang dengan cara yang nyaman seperti kami. Kami memang sedikit merasakan kerapuhan usai gol kedua dan kami coba untuk mencetak gol lagi dan bermain dengan baik. Jelas di babak kedua tidak ada yang berharap untuk mencetak empat gol lagi dan menang 8-0. Ini tentang kontrol," tutur Mourinho di laman resmi klub.
Kemenangan atas Leicester membuat United memastikan diri memutus rekor buruk di Premier League, setelah sebelumnya mereka sempat dua kali kalah beruntun di tangan Manchester City dan Watford.
Pekan depan, tim akan menjamu Zorya di laga lanjutan Liga Europa, yang akan digelar pada 30 September. [initial]
(manu/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Mourinho Cadangkan Rooney
Liga Inggris 25 September 2016, 18:18
-
Mourinho Ingin Pogba Lebih Konsisten
Liga Inggris 25 September 2016, 15:40
-
Mourinho Minta MU Tak Tinggalkan Jalur Kemenangan
Liga Inggris 25 September 2016, 05:20
-
Zlatan dan Mata Bagus, Mourinho Pilih Sanjung MU
Liga Inggris 25 September 2016, 05:00
-
Mourinho Temukan Pondasi Permainan United
Liga Inggris 25 September 2016, 04:40
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR