
Bola.net - Manchester United gagal menang pada dua laga terakhir di Premier League. Hal ini, kata Roy Keane, terjadi karena mungkin pemain United takut bersaing dengan Manchester City.
Manchester United sempat berada di puncak klasemen Premier League, yang sebelumnya dikuasai Liverpool. Namun, United hanya bertahan dua pekan saja berada di posisi paling atas klasemen.
Pada pekan ke-21, United berada di posisi kedua dengan 41 poin dari 21 laga. Sedangkan, Man City berada di puncak klasemen dengan 44 poin dari 20 laga. Man City masih punya satu laga tunda.
Liverpool [40 poin] menyusul di posisi ketiga dan Leicester City [39 poin] berada di posisi keempat.
MU Takut dengan Man City?
United gagal mendapat poin penuh pada dua laga terakhir yang amat krusial. Mereka kalah dari tim juru kunci Sheffield United dan bermain imbang 0-0 melawan Arsenal di Stadion Emirates.
"United punya kebiasaan menang bahkan ketika tidak bermain bagus," buka Roy Keane dikutip dari Sky Sports.
"Tapi, mendadak pada tiga atau empat pekan terakhir, ketika mencapai puncak, orang bilang 'mungkinkah MU menjadi juara liga? Mungkinkah bersaing dengan Man City?'."
"Sepertinya pemain United punya rasa takut untuk bersaing meraih gelar. 'Saya pikir kami belum siap untuk gelar juara'," kata Roy Keane.
Saat United limbung pada dua laga terakhir, Man City justru tancap gas. Man City selalu menang pada delapan laga terakhir di Premier League dan tidak kebobolan pada lima laga terbaru.
Sikap yang Buruk
Roy Keane menilai United telah masuk ke lapangan dengan sikap yang buruk. Mereka harusnya tidak boleh kalah dari Sheffield. Namun, itulah yang terjadi saat United tidak sepenuhnya fokus.
"Tiga hari ini saya garuk-garuk kepala dengan United. Anda bermain untuk United, dan Solskjaer terus bicara tentang pemain, bilang mereka pemenang dan pemenang. Tunjukkan pada kami hal itu," katanya.
"Ini adalah Manchester United. Anda meneken kontrak untuk menang di setiap laga. Mereka tidak melakukan itu hari ini," tegas Roy Keane.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
- Mikel Arteta Puji David Luiz, Bagaimana Soal Kontrak Baru?
- Eks Persib Bandung: Tomas Soucek Lebih Bagus daripada Bruno Fernandes
- Chelsea Dominasi Penguasaan Bola, Gaya Main Baru di Bawah Tuchel?
- Bruno Fernandes: Saya Datang ke Manchester United untuk Menang
- Tujuh Pelajaran dari Laga West Ham vs Liverpool: Mentalitas Juara The Reds
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rencana Besar AC Milan, Gantikan Pioli Dengan Guardiola
Liga Italia 1 Februari 2021, 21:43
-
Mau Kejar Manchester City? Ini PR Manchester United
Liga Inggris 1 Februari 2021, 18:07
-
Ketimbang Manchester United, Gabriel Veron Diminta Pilih Man City
Liga Inggris 1 Februari 2021, 18:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR