Bola.net - - Liverpool boleh saja menempati puncak klasemen Premier League pada pekan ini. Namun bagi legenda Manchester United, Gary Neville, pada akhirnya Manchester City-lah yang akan keluar sebagai juara karena diuntungkan oleh jadwal pertandingan.
Manchester City sempat menyalip Liverpool usai mengalahkan Fulham dengan skor 2-0 pada akhir pekan kemarin. Namun posisi tersebut kembali dikudeta oleh pasukan Jurgen Klopp tersebut setelah mereka menang atas Tottenham satu hari setelahnya.
Namun situasi The Reds sendiri belum benar-benar nyaman. Pasalnya, mereka hanya unggul dua poin atas skuat asuhan Josep Guardiola itu. Dan andaikata Manchester City berhasil menuai kemenangan di satu laga sisanya, mereka sudah pasti akan kembali menyalip The Reds.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
City Diuntungkan Jadwal
Kekurangan satu laga itu mungkin bisa dianggap sebagai keuntungan besar bagi Manchester City. Namun di mata Neville, ada satu hal lagi yang bisa memperkuat kemungkinan The Citizens keluar sebagai juara, yakni jadwal pertandingan.
"Saya pikir City diuntungkan, bukan hanya karena poin bila mereka menang di laga sisa. Empat pertandingan berikutnya, mereka bermain lebih dulu ketimbang Liverpool," tutur Neville seperti yang dikutip dari The Express.
"Saya selalu beranggapan bahwa bermain lebih dulu adalah sebuah keuntungan. Mereka bisa mendapatkan poin di klasemen dan terus memberikan tekanan kepada Liverpool," lanjutnya.
Namun, dikutip dari Express, Neville sebenarnya salah memaparkan fakta. Yang sebenarnya akan terjadi adalah City bermain lebih dulu sebanyak tiga kali, bukan empat. Sementara laga pamungkas Premier League bakal diselenggarakan secara bersamaan.
Lawan Terberat Liverpool
Lebih lanjut, Neville lalu memberikan tanggapannya soal laga antara Liverpool melawan Tottenham yang berjalan dengan sangat sengit. Dalam pandangan pria berumur 44 tahun itu, Tottenham bukanlah lawan terberat Mohamed Salah dkk di musim ini.
"Saya tak yakin ini adalah laga terberat Liverpool. Saya pikir laga tandang melawan Southampton, tandang melawan Cardiff, bahkan tandang melawan Newcastle bisa menghasilkan lawan yang lebih tangguh dan keras," tambahnya.
"Laga seperti itu bisa membuat anda sedikit merasa panik - beberapa dari tim tersebut sedang berjuang melawan degradasi," tandasnya.
Salah satu tim yang disebutkan Neville, yakni Southampton, akan menjadi lawan Liverpool pada hari Sabtu (6/4) nanti. Untungnya, mereka tak perlu menjalani laga tengah pekan sehingga bisa mengisi tenaganya sebelum pertandingan itu berlangsung.
Saksikan Juga Video Ini
Berita Video Highlights Piala FA, Swansea City VS Manchester City
Baca Juga:
- Ini Dua Pemain Liverpool dan Man City yang Sangat Penting dalam Balapan Menuju Gelar Juara
- Pemain Man City Dilarang Pikirkan Quadruple
- Man City Sangat Mungkin Meraih Quadruple, Begini Kata Gundogan
- Hasil Lengkap, Klasemen dan Top Skor Pekan ke-32 Premier League
- Guardiola Tak Punya Pilihan Selain Terus Mainkan Silva
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Pep Guardiola, Raheem Sterling Menuju Dunia Lain
Liga Inggris 2 April 2019, 13:53
-
Pemain Man City Dilarang Pikirkan Quadruple
Liga Inggris 1 April 2019, 11:53
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35



















KOMENTAR