- Manajer Manchester City Josep Guardiola dikabarkan menaikkan jumlah denda bagi para pemainnya agar mereka tetap disiplin dan tak bandel di musim 2018-19 ini.
Guardiola di musim perdananya di Inggris menjalani masa-masa yang cukup sulit. Ia gagal membawa timnya meraih trofi juara.
Manajer berusia 47 tahun itu langsung membayar lunas kegagalannya pada musim lalu. Ia bekerja keras untuk memoles City agar tampil lebih baik.
Hasilnya City bisa keluar sebagai juara liga plus EFL Cup. The Citizen bahkan tampil dominan di sepanjang musim di liga dan cuma kalah dua kali saja.
Tantangan Baru

Sekarang tantangan baru dihadapkan pada manajer asal Spanyol itu. Ia harus bisa mempertahankan gelar juara musim lalu.
Tantangan lainnya adalah ia harus menjaga mentalitas Benjamin Mendy dan kawan-kawan. Mereka tak boleh sampai merasa puas diri.
Tantangan itu sendiri terbukti sangat sulit. Sejak musim 2009-2010, belum ada tim yang bisa juara liga dua kali beruntun.
Denda Besar

Tantangan itu dijawab oleh Guardiola dengan berusaha mempertahankan kedisiplinan anak-anak asuhnya. Caranya dengan menerapkan denda yang besar.
Para pemain tak boleh melanggar aturan yang telah ditetapkannya. Jika mereka melanggarnya mereka akan didenda dengan menerapkan jumlah persen tertentu dari gaji pemain itu.
Jadi jumlah denda antar pemain akan berbeda, sesuai besaran gaji mereka di klub. Makin besar gajinya maka makin besar pula dendanya.
Salah satu hal yang bisa berbuah denda adalah soal ketepatan waktu. Jika ada pemain yang terlambar hadir pada suatu acara, maka siap-siap saja setor dana ke bendahara klub.
Video Pilihan

Berita video momen three point shot memukau pemain timnas basket putra Indonesia, Andakara Prastawa, saat berhadapan dengan Korea Selatan pada Asian Games 2018.
(sm/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guendouzi Optimis Arsenal Bisa Juara EPL
Liga Inggris 15 Agustus 2018, 19:51
-
Ngeri! Guardiola Naikkan Jumlah Denda Bagi Skuat City
Liga Inggris 15 Agustus 2018, 18:55
-
Aktivitas Transfer Liverpool Dipuji oleh De Bruyne
Liga Inggris 15 Agustus 2018, 18:30
-
De Bruyne Tak Setuju City Butuh Menangi Liga Champions
Liga Champions 15 Agustus 2018, 17:58
-
De Bruyne Tak Takut untuk Berdebat dengan Guardiola
Liga Inggris 15 Agustus 2018, 17:31
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR