Pekan lalu, pelatih Chelsea mengklaim bahwa Diego Costa kurang mendapatkan perlindungan dari wasit karena dia selalu menjadi target lawan. Conte menilai bahwa pelanggaran kepada Costa adalah salah satu bentuk provokasi dari lawan-lawan The Blues.
Costa sendiri memang dikenal sebagai pemain 'nakal' saat berada di lapangan dan tak jarang terlihat meledak-ledak. Dan Obi Mikel mengakui hal itu.
"Saya pikir Costa adalah pemain yang sangat emosional. Dia senang untuk menang dan dia ingin menang. Dia ingin lebih baik daripada lawan dan tak ada masalah dengan itu, tapi saya pikir dengan emosinya, banyak klub telah melihat itu dan mungkin itu menjadi target bagi mereka," ujarnya kepada Goal International.
"Beberapa provokasi datang kepadanya dan mencoba untuk membuatnya diusir. Pada waktu yang sama, dia ingin menang dan itu adalah apa yang membuatnya menjadi pemain seperti saat ini, bila anda mengambil itu darinya, dia tak lagi Costa yang sama," terangnya.
"Anda harus memberinya kebebasan mengekspresikan dirinya, tapi kadang-kadang anda harus menariknya ke belakang sedikit dan memberitahunya untuk tenang. Anda tentu tak ingin menghilangkan itu darinya, dia pemain yang emosional, biarkan dirinya berekspresi dan bermain dengan cara yang dia inginkan," tandasnya.[initial]
(gl/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Firmino Tak Sabar Bersua Sang Amigo, Diego Costa
Liga Inggris 16 September 2016, 22:04
-
Jelang Lawan Liverpool, Kiss Doakan Chelsea Sukses
Bolatainment 16 September 2016, 22:02
-
Matip Tak Gentar Hadapi Big Match Kontra Chelsea
Liga Inggris 16 September 2016, 21:38
-
Liga Inggris 16 September 2016, 20:56

-
Klopp: Tak Mungkin Matip Jaga Costa Sendirian
Liga Inggris 16 September 2016, 20:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR