"Setelah Guardiola mengatakan akan datang ke Inggris saya memutuskan [bicara pada publik] karena semua media membicarakan tentang Guardiola ke sini, Guardiola ke Arsenal, Guardiola ke Manchester United," kata Pellegrini seperti dilansir Talk SPORT.
Tak lama setelah itu, pada bulan Februari, Guardiola akhirnya benar diresmikan sebagai pelatih City. Setelah itu, performa pasukan The Citizens langsung melempem; kalah tiga kali beruntun di semua kompetisi. Padahal saat itu, City berada di peringkat dua dengan jarak tiga poin dari Leicester di peringkat pertama.
"Saya tak ingin menggunakannya sebagai alasan tapi pekerjaan semakin sulit setelah itu. Bukan untuk saya, tapi pada pemain," tutur Pellegrini.
"Saya tak tahu apakah keputusan ini tepat. Tapi Anda melihat kekalahan tiga kali berturut-turut setelah menang lima kali atau hal semacam itu.
"Hal yang paling sulit dalam sebuah tim adalah ketika sesuatu sudah rusak. Ada yang rusak pada saat itu," paparnya.
Pada akhir musim, Man City akhirnya finis di peringkat empat dengan jarak 15 poin dari sang juara. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pellegrini: Guardiola Ganggu Musim Man City
Liga Inggris 30 Mei 2016, 22:10
-
Sterling Senang Lihat Kerendahan Hati Rashford
Commercial 30 Mei 2016, 18:25
-
Thohir Bahas Potensi Transfer Toure dan Candreva
Liga Italia 30 Mei 2016, 15:01
-
Toni Kroos Bantah Sudah Dihubungi Manchester City
Liga Inggris 30 Mei 2016, 12:35
-
Sterling: Saya Tak Cetak Cukup Banyak Gol di City
Liga Inggris 30 Mei 2016, 06:48
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR