
Bola.net - Final FA Cup 2020/21 resmi digelar kemarin malam. Turnamen tertua di Inggris itu punya juara baru setelah Leicester City mengalahkan Chelsea di partai final tersebut.
Pertandingan yang digelar di Wembley ini berjalan dengan sengit sejak awal laga. Kedua tim sama-sama memberikan performa terbaik mereka untuk meraih kemenangan di laga ini.
Sejak awal laga Chelsea sebenarnya tampil dominan. Namun mereka kesulitan untuk menyelesaikan sejumlah peluang yang mereka miliki di laga ini.
Leicester City yang lebih banyak mengandalkan serangan balik justru yang berhasil keluar sebagai pemenang. Gol semata wayang Youri Tielemans cukup memastikan The Foxes meraih trofi juara ini.
Nah di laga seru ini beberapa pemain Chelsea dan Leicester tampil apik dan beberapa lainnya tampil bapuk. Siapa saja mereka? Yuk intip selengkapnya di bawah ini.
Caglar Soyuncu - Pemenang

Pemain pertama yang layak mendapatkan gelar 'Pemenang' di laga ini adalah Caglar Soyuncu.
Ditempatkan di jantung pertahanan Leicester, Soyuncu sangat sulit untuk dilewati pemain Chelsea. Ia juga sangat dominan dalam duel-duel udara sehingga Chelsea kesulitan membuat peluang mencetak gol dari umpan-umpan lambung.
Jorginho - Pecundang

Pemain pertama yang layak mendapatkan gelar 'pecundang' di laga ini adalah Jorginho.
Dipasang menjadi starter, Jorginho seakan terlalu lemas untuk memberikan suntikan energi bagi permainan Chelsea. Umpan-umpannya tidak akurat di babak kedua, terutama setelah Chelsea kebobolan.
Luke Thomas - Pemenang

Pemain berikutnya yang layak mendapatkan label pemenang di laga ini adalah Luke Thomas.
Ditempatkan sebagai bek sayap, Thomas sangat disiplin saat bertahan. Namun ketika Leicester membawa bola, sang bek muda langsung ambil posisi dan berlari cepat untuk melancarkan serangan balik.
Hakim Ziyech - Pecundang

Salah satu pemain Chelsea yang tampil cukup buruk di laga ini adalah Hakim Ziyech.
Sebagai playmaker, ia kesulitan menciptakan ruang atau mengirimkan umpan-umpan berbahaya ke kotak penalti. Ia juga sangat buruk saat mengeksekusi sepak pojok sehingga Chelsea sama sekali tidak mengancam di bola-bola mati.
Wesley Fofana - Pemenang

Menjadi tandem Caglar Soyuncu, Fofana tampil tidak kalah solid di lini pertahanan The Foxes.
Jika Soyuncu lebih dominan di duel udara, Fofana lebih tangguh saat melakukan marking sehingga Timo Werner susah berkutik di laga ini.
Timo Werner - Pecundang

Timo Werner lagi-lagi tidak bisa menjadi sosok yang bisa diandalkan saat ia dibutuhkan oleh timnya.
Dipasang sebagai ujung tombak, Werner tercatat melepaskan empat kali tembakan. Namun tidak ada satupun tembakannya yang mengenai target.
Di babak kedua pun ia tidak berkontribusi maksimal sebelum digantikan oleh Olivier Giroud.
Thiago Silva - Pemenang
Apakah semua pemain Chelsea bermain buruk di laga ini? Tidak juga! Contohnya ada Thiago Silva.
Silva di laga ini berhasil mengkoordinir lini pertahanan Chelsea sehingga setiap kali Leicester melakukan serangan balik selalu sukses diredam.
Wes Morgan - Pecundang

Salah satu pemain terburuk Leicester City di laga ini jatuh pada Wes Morgan.
Bek veteran itu dimasukkan jelang akhir laga dengan maksud untuk memperkokoh pertahanan The Foxes demi mengamankan keunggulan. Namun ia malah membuat gol bunuh diri yang nyaris merugikan timnya. Untung gol bunuh diri itu dianulir wasit karena Ben Chilwell sudah offside terlebih dahulu.
Youri Tielemans - Pemenang

Label pemenang sangat layak disandingkan pada sosok Youri Tielemans.
Gelandang muda itu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai seorang gelandang tengah. Tembakan roketnya begitu luar biasa, sehingga kiper manapun rasa-rasanya tidak bisa menghentikan tembakan itu.
Reece James - Pecundang

Pesakitan lain di laga ini adalah Reece James.
Jika bicara secara 90 menit pertandingan, performa James cukup apik karena ia berhasil mematikan pergerakan Jamie Vardy. Namun ia membuat satu dosa besar dengan membuat umpan yang salah yang kemudian berbuah menjadi gol kemenangan Leicester di laga ini.
Kasper Schmeichel - Pemenang

Sosok Pahlawan lain di skuat Leicester City adalah Kasper Schmeichel.
Di babak pertama Schmeichel relatif tidak mendapatkan ujian berarti. Namun di babak kedua dia membuat dua fingertip saves untuk menggagalkan dua peluang bagus Chelsea. Tanpanya, Leicester mungkin masih akan puasa gelar hari ini.
Cesar Azpilicueta - Pecundang

Pemain Chelsea berikutnya yang layak dapat gelar pecundang di laga ini adalah Cesar Azpilicueta.
Secara bertahan, bek asal Spanyol itu tampil sangat oke. Namun dosa terbesarnya adalah gagal memanfaatkan umpan lambung terukur yang seharusnya bisa menjadi gol pertama Chelsea di laga ini.
Brendan Rodgers - Pemenang

Manajer Leicester City, Brandon Rodgers juga layak dinobatkan sebagai pemenang di laga ini.
Ia berhasil memainkan skema yang jitu untuk mematikan permainan Chelsea. Ia juga sigap mengubah taktiknya saat Jonny Evans cedera dan timnya tetap ampuh meredam permainan Chelsea.
Thomas Tuchel - Pecundang

Mengapa Thomas Tuchel bisa dikatakan pecundang di laga ini? Well sebenarnya ada banyak alasan sih, tapi tiga alasan berikut bisa mewakili.
Yang pertama ia membuat perjudian yang buruk dengan memarkir pemain-pemain kunci seperti Kai Havertz dan Christian Pulisic. Ketika timnya tidak bisa menembus pertahanan Leicester, ia tidak menyiapkan rencana B.
Ia juga terkesan lambat untuk melakukan pergantian pemain saat timnya mengalami deadlock. Jadi sudah layak kan Tuchel disebut pecundang di laga ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kok Bisa Chelsea Kalah di Final FA Cup? Salah Thomas Tuchel Apa?
Liga Inggris 16 Mei 2021, 23:09
-
Pogba Lempar Pujian untuk Kante: Orang Ini Ada di Mana-mana
Liga Inggris 16 Mei 2021, 22:58
-
Pogba ungkap Bobrok Kante: Orangnya Sering Curang
Liga Inggris 16 Mei 2021, 22:27
-
Leicester Juara FA Cup, Harry Maguire Ucapkan Selamat
Liga Inggris 16 Mei 2021, 15:50
-
Chelsea Kalah di Final FA Cup, Salahnya Jorginho?
Liga Inggris 16 Mei 2021, 12:48
LATEST UPDATE
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:54
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:54
-
Prediksi Newcastle vs Qarabag FK 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:46
-
Viktor Gyokeres Cetak Brace ke Gawang Tottenham, Mikel Arteta Gak Kaget: Dia Emang Jago!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:38
-
Prediksi Inter vs Bodo/Glimt 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR