
Bola.net - Manchester United kini berada dalam tekanan luar biasa menyusul rangkaian hasil buruk di awal musim Premier League. Performa tim di bawah kendali Ruben Amorim terus merosot dan memicu berbagai kritik keras dari pengamat sepak bola.
Situasi krisis ini membuat posisi pelatih asal Portugal itu semakin dipertanyakan oleh publik. Banyak pihak menilai kondisi sudah mencapai titik darurat yang memerlukan tindakan drastis.
Dalam perdebatan mengenai solusi krisis United, muncul perbandingan dengan Sheffield United. Klub Championship tersebut sempat memecat Chris Wilder pada Juni lalu, namun tidak lama kemudian memanggilnya kembali untuk ketiga kalinya setelah pengganti gagal memberikan hasil.
Langkah pragmatis Sheffield United ini dianggap bisa menjadi inspirasi bagi United yang tengah kebingungan menentukan arah. Beberapa pengamat bahkan mulai mempertimbangkan opsi serupa untuk mengatasi masalah di Old Trafford.
OHara Desak United Pulangkan Solskjaer
Jamie O'Hara menjadi salah satu suara yang paling vokal dalam mendorong wacana kepulangan mantan pelatih. Eks pemain Tottenham ini menganggap Ole Gunnar Solskjaer sebagai sosok yang tepat untuk dipanggil kembali, meskipun pernah dipecat tiga tahun silam.
Penilaian O'Hara terhadap kondisi terkini United sangat pesimis dan mengkhawatirkan. "Ini tim Man United terburuk yang pernah saya lihat. Jujur saja. Saya tidak percaya Ruben Amorim masih bertahan. Kapan mereka akan mengaku salah dan berhenti memaksakan ini?" ungkapnya di talkSPORT.
Kritik tajam itu disampaikan O'Hara sambil menyerukan agar United mencontoh keputusan Sheffield United. Menurutnya, manajemen Setan Merah harus menelan ego dan mengambil langkah pragmatis demi keselamatan klub.
"Lakukan apa yang Sheffield United lakukan, telan ego mereka. Pulangkan Ole Gunnar Solskjaer. Mereka tidak bisa terus begini. Mereka akan turun, musim depan bisa main lawan Rotherham," tegasnya dengan nada mendesak.
Pernyataan kontroversial tersebut muncul ketika United terpaku di posisi ke-14 klasemen Premier League. Kondisi ini menciptakan tekanan besar bagi manajemen untuk segera mengambil keputusan penting di Old Trafford.
Rekam Jejak Solskjaer dan Tekanan pada Amorim
Masa kepelatihan Solskjaer di United sebelumnya memang meninggalkan kenangan beragam. Pelatih asal Norwegia itu pernah membawa tim finis di peringkat keenam dan kedua Premier League, plus meraih posisi runner-up Liga Europa 2021.
Namun perjalanannya berakhir pada November 2021 setelah performa tim mengalami penurunan drastis. Baru-baru ini, Solskjaer juga dilepas oleh Besiktas, tetapi O'Hara tetap yakin kemampuannya masih lebih baik dibanding Amorim.
Sementara itu, situasi Amorim semakin terjepit dengan kabar bahwa dia hanya memiliki tiga pertandingan tersisa untuk menyelamatkan pekerjaannya. Manajemen United dikabarkan harus mengeluarkan kompensasi besar jika memutuskan memecatnya lebih awal dari kontrak.
Meski begitu, desakan publik untuk mengganti pelatih terus menguat seiring buruknya hasil tim. Tekanan ini semakin berat mengingat catatan awal musim United disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam 33 tahun terakhir.
Ujian krusial menanti Amorim ketika United menjamu Chelsea di Old Trafford akhir pekan ini. Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting yang bisa menentukan nasib pelatih berusia 40 tahun itu.
Laga melawan The Blues menjadi tekanan terbesar yang dihadapi Amorim sejak tiba di Manchester. Hasil dari pertandingan ini kemungkinan akan sangat mempengaruhi keputusan manajemen terkait masa depan sang pelatih.
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cuan Deras! Manchester United Catat Rekor Keuangan di Tengah Krisis Performa
Liga Inggris 17 September 2025, 20:50
-
5 Pelatih yang Bisa Menggantikan Ruben Amorim di MU
Editorial 17 September 2025, 20:13
-
Penyelamat Man United Adalah Ole Gunnar Solskjaer!
Liga Inggris 17 September 2025, 20:11
-
Ruben Amorim Cuma Salah Klub, Sistemnya Lebih Cocok di Chelsea!
Liga Inggris 17 September 2025, 19:55
-
Manchester United Beri Tenggat Tiga Laga untuk Ruben Amorim
Liga Inggris 17 September 2025, 16:10
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
-
Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo
Liga Inggris 17 Februari 2026, 21:56
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR