Pep Guardiola Jujur Mengakui Kekalahan Man City: Energi Manchester United-Carrick Terlalu Kuat

Pep Guardiola Jujur Mengakui Kekalahan Man City: Energi Manchester United-Carrick Terlalu Kuat
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Manchester City pada Derby Manchester, Sabtu (17/1) malam WIB. Duel pekan ke-22 Premier League di Old Trafford itu menandai awal sempurna era Michael Carrick.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih dengan performa dominan. United bukan hanya unggul skor, tetapi juga mengontrol ritme dan intensitas permainan.

Manchester City tampil di bawah standar. Pasukan Pep Guardiola kesulitan mengembangkan permainan dan minim ancaman sepanjang laga.

Guardiola pun memberikan pengakuan jujur usai pertandingan. Ia menilai kekalahan ini murni karena timnya kalah energi dari Manchester United.

1 dari 3 halaman

Pengakuan Guardiola atas Keunggulan United

Momen bek Manchester United, Luke Shaw melanggar gelandang Manchester City, Rodrigo di lanjutan Liga Inggris, 17 Januari 2026 di Old Trafford. (c) AP Photo/Dave Thompson

Momen bek Manchester United, Luke Shaw melanggar gelandang Manchester City, Rodrigo di lanjutan Liga Inggris, 17 Januari 2026 di Old Trafford. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester United memang pantas menang. Menurutnya, energi dan intensitas tuan rumah berada di level yang tidak mampu ditandingi City.

"Tim yang lebih baik menang. Mereka memiliki energi yang tidak kami miliki. Selamat kepada mereka," kata Guardiola dikutip dari Sky Sports.

Guardiola juga menyoroti cara United memulai laga. Tekanan tinggi sejak menit awal membuat City kesulitan keluar dari tekanan.

"Mereka memiliki peluang di akhir pertandingan dengan umpan silang. Kami tahu mereka adalah tim transisi, tetapi secara umum, mereka lebih baik. Mereka memulai dengan sangat kuat, itu normal," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Kekecewaan Guardiola dan Kontroversi Dalot

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) (AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) (AP Photo/Dave Thompson

Selain soal performa, Guardiola juga menyampaikan kekecewaan terhadap keputusan wasit. Ia menilai Diogo Dalot seharusnya mendapat kartu merah atas pelanggaran terhadap Jeremy Doku.

Dalot hanya diganjar kartu kuning, meski tekel tersebut dinilai berbahaya. VAR menilai tidak ada unsur kekerasan berlebihan dalam insiden tersebut.

"Dia seharusnya dikeluarkan, itu kartu merah sejak awal pertandingan. Tetapi akan buruk sebagai seorang manajer, saya tidak pernah seperti itu, jika Anda menganalisisnya, untuk menang atau kalah dalam sebuah pertandingan," kata Guardiola.

Meski kecewa, Guardiola menegaskan hasil laga tidak semata ditentukan oleh satu keputusan. Ia menilai City tetap kalah karena performa yang jauh dari standar.

Sumber: Sky Sports


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL