
Bola.net - Xavi mengungkap konflik serius dengan presiden Barcelona Joan Laporta yang membuatnya tidak ingin kembali ke klub tersebut. Xavi juga menuding Laporta menjadi penyebab gagalnya rencana kepulangan Lionel Messi ke Barcelona.
Mantan pelatih Barcelona itu menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara panjang. Ia membahas keretakan hubungan dengan petinggi klub serta sejumlah keputusan penting di balik layar.
Menurut Xavi, rencana membawa Messi kembali sebenarnya sudah hampir terwujud pada 2023. Ia bahkan sudah melakukan komunikasi langsung dengan mantan rekan setimnya tersebut.
Namun rencana tersebut akhirnya batal meski sempat mendapatkan lampu hijau. Xavi menyebut keputusan presiden klub menjadi penyebab utama gagalnya kepulangan Messi.
Xavi Klaim Laporta Menghalangi Kepulangan Messi
Xavi mengatakan dirinya sudah berbicara langsung dengan Lionel Messi setelah sang pemain menjuarai Piala Dunia. Dalam percakapan tersebut Messi disebut menunjukkan minat untuk kembali ke Barcelona.
Ia menjelaskan pembicaraan mengenai kemungkinan transfer berlangsung selama beberapa bulan. Namun rencana itu berubah setelah presiden klub mengambil keputusan berbeda.
"Presiden berbohong tentang apa yang terjadi dengan Messi," kata Xavi kepada RAC1.
"Messi sebenarnya sudah hampir bergabung. Pada Januari 2023 saya menghubunginya setelah dia memenangkan Piala Dunia dan dia mengatakan sangat bersemangat untuk kembali," lanjut Xavi.
Xavi Tegaskan Tak Akan Kembali ke Barcelona
Xavi juga menegaskan dirinya tidak memiliki rencana kembali ke Barcelona di masa depan. Ia merasa sudah memberikan segalanya kepada klub baik sebagai pemain maupun pelatih.
Ia memilih untuk mengungkapkan versi cerita yang menurutnya sebenarnya terjadi. Termasuk mengenai alasan kegagalan transfer Messi.
"Saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona. Saya sudah menjalani peran saya sebagai pemain dan pelatih," ujar Xavi.
"Messi tidak kembali ke Barcelona karena Laporta tidak menginginkannya," tambah Xavi.
Xavi Sebut Ada Sosok Berpengaruh di Balik Keputusan Klub
Dalam wawancara tersebut Xavi juga menyinggung sosok lain yang dianggap memiliki pengaruh besar di klub. Ia menilai ada pihak yang memiliki kekuasaan besar dalam menentukan keputusan penting.
Menurut Xavi, orang tersebut bahkan lebih berpengaruh dibanding presiden klub. Hal itu membuatnya merasa dikhianati dalam proses yang terjadi.
"Presiden menyingkirkan saya tanpa mengatakan yang sebenarnya," ungkap Xavi.
"Orang yang benar-benar menyingkirkan saya sebagai pelatih adalah Alejandro Echevarria. Dia memiliki lebih banyak kekuasaan daripada Laporta dan dia telah mengkhianati saya," tutup Xavi.
Sumber: Daily Mail
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Newcastle vs Barcelona 11 Maret 2026
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:02
LATEST UPDATE
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30






















KOMENTAR